9 Tahun Tunggu Kiamat, Apa Tanda Kiamat Menurut 5 Agama, Islam, Katholik, Buddha, Hindu, Yahudi?

Penyidik mencurigai pria itu sengaja menahan ayah dan lima anaknya tanpa persetujuan mereka di rumah peternakan terpencil sebelum diselamatkan.

9 Tahun Tunggu Kiamat, Apa Tanda Kiamat Menurut 5 Agama, Islam, Katholik, Buddha, Hindu, Yahudi?
pixabay.com
Ilustrasi 

9 Tahun Tak Keluar & Tunggu Kiamat, Sebenarnya Apa Tanda Kiamat Menurut 5 Agama, Islam, Katholik, Buddha, Hindu, Yahudi?

TRIBUNJAMBI.COM - Polisi Belanda menahan seorang pria Austria terkait kasus keluarga Belanda yang bersembunyi selama 9 tahun "menunggu kiamat".

Penyidik mencurigai pria itu sengaja menahan ayah dan lima anaknya tanpa persetujuan mereka di rumah peternakan terpencil sebelum diselamatkan.

Pria 58 tahun, diidentifikasi bernama Josef B, ditahan setelah polisi menemukan keluarga itu di ruangan rahasia di Ruinerwold, Belanda.

Kasus itu menyeruak setelah pria tertua datang ke bar dan memesan bir, dengan media mengungkapkan mereka bersembunyi karena "menunggu kiamat".

Misteri pun menggelayut karena pria tertua yang datang ke bar diketahui aktif di media sosial pada tahun ini, dilaporkan AFP Rabu (15/10/2019).

Rumah tempat ditemukannya satu keluarga di Ruinerwold, Belanda, yang mengaku telah tinggal di bawah tanah selama sembilan tahun karena menunggu datangnya kiamat
Rumah tempat ditemukannya satu keluarga di Ruinerwold, Belanda, yang mengaku telah tinggal di bawah tanah selama sembilan tahun karena menunggu datangnya kiamat (BBC.com / EPA)

Dalam investigasinya, jaksa Belanda menyatakan Josef Belanda diduga melakukan perampasan kemerdekaan dan merusak kesehatan orang lain.

Pria Austria itu disebut bakal dihadapkan ke pengadilan Kamis (17/10/2019) untuk menentukan apakah dia bakal dikurung dalam waktu lama.

Polisi juga menyerbu dua properti yang diduga milik Josef B, salah satunya Zwartsluis, berlokasi sekitar 16 kilometer dari Ruinerwold.

Kementerian Luar Negeri Austria menyatakan, memang ada warganya dari Wina yang ditahan.

Halaman
1234
Editor: suci
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved