Berita Batanghari

Pemda Pastikan Dana Hibah Pilkada Batanghari 2020, untuk Bawaslu Rp 8 Miliaran

Pemda Pastikan Dana Hibah Pilkada Batanghari 2020, untuk Bawaslu Rp 8 Miliaran

Pemda Pastikan Dana Hibah Pilkada Batanghari 2020, untuk Bawaslu Rp 8 Miliaran
net
Ilustrasi. Pemda Pastikan Dana Hibah Pilkada Batanghari 2020, untuk Bawaslu Rp 8 Miliaran 

Pemda Pastikan Dana Hibah Pilkada Batanghari 2020, untuk Bawaslu Rp 8 Miliaran

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari menganggarkan dana hibah pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Batanghari untuk Bawaslu sekitar Rp 8 miliaran.

Hanya saja, hingga kini dana hibah tersebut belum bisa dicairkan oleh Bawaslu Batanghari, lantaran belum dilakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Dana Hibah (NPHD).

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Batanghari, M Azan saat dikonfirmasi mengatakan sudah tidak ada masalah lagi terkait dana hibah untuk Bawaslu. Namun, saat ini permasalahannya ada pada bupati.

Kabut Asap di Batanghari Hari Ini Semakin Tebal, Angka ISPU 139,39

TRAGIS Pelajar yang Pernah Terima Sepeda dari Presiden Jokowi Tewas Gantung Diri, Ibunya Terbunuh

Kualitas Udara di Kerinci-Sungai Penuh Hari Ini Tidak Sehat, Jarak Pandang Terbatas

"Persetujuan dana itu belum diteken bupati sampai sekarang. Karena beliau masih sibuk dinas," ujarnya, Rabu (16/10).

Azan mengatakan, awalnya Bawaslu Batanghari mengajukan dana untuk pelaksanaan Pilkada 2020 mendatang sebesar Rp 8 miliaran. Hanya saja dalam pembahasan, pemda mengusulkan Rp 2 miliar. Namun, angka tersebut dinilai tidak cukup oleh Bawaslu.

"Dana dipastikan bertambah sesuai verifikasi TAPD dan Bawaslu. Belum tahu persetujuan pastinya berapa. Andai dengan nilai Rp 8 miliar lebih itu disetujui banggar, kemungkinan bertambah sekitar Rp 6 miliaran," katanya.

Ia memastikan bahwa jika tidak ada kendala penandatanganan NPHD antara Pemkab Batanghari dan Bawaslu akan dilaksanakan pada 20 November mendatang usai Paripurna terakhir pembahasan APBD 2020. "Mudah-mudahan tidak meleset," jelasnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Batanghari, Indra Tritusian mengonfirmasi hal ini. Ia membenarkan bahwa dana hibah dari pemda sesuai dengan angka yang diajukan oleh pihaknya.

"Iya, angka pastinya sekitar Rp 8 miliaran. Tapi belum tahu kapan teken penyerahan dana itu," ujar Indra.

Jika teken NPHD paling lambat pada 20 November mendatang, Indra menilai itu sudah sangat terlambat. Pasalnya, tahapan pemilu sudah harus dilakukan oleh pihaknya sejak 1 Oktober lalu.

"Namun sampai sekarang masih molor. Hal ini sudah dibahas antara Bawaslu dan pemda di Kemendagri. Dari kemendagri meminta hal ini diselesaikan pada 14 oktober. Namun, sekarang molor lagi," katanya.

Saat ini, pihaknya hanya bisa menunggu kepastian dari Pemda Batanghari. "Kita tunggu saja kalau begini," tuturnya.

Pemda Pastikan Dana Hibah Pilkada Batanghari 2020, untuk Bawaslu Rp 8 Miliaran (Rian Aidilfi/Tribunjambi.com)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved