Berita Muarojambi

Lahan Tahura di Gedong Karya Masih Terbakar, Akses Jauh & Sulitnya Sumber Air Jadi Kendala Pemadaman

Lahan Tahura di Gedong Karya Masih Terbakar, Akses Jauh & Sulitnya Sumber Air Jadi Kendala Pemadaman

Lahan Tahura di Gedong Karya Masih Terbakar, Akses Jauh & Sulitnya Sumber Air Jadi Kendala Pemadaman
Tribunjambi/Samsul Bahri
Kasdim 0415/Batanaghari, Mayor Inf Beny. Lahan Tahura di Gedong Karya Masih Terbakar, Akses Jauh & Sulitnya Sumber Air Jadi Kendala Pemadaman 

Lahan Tahura di Gedong Karya Masih Terbakar, Akses Jauh & Sulitnya Sumber Air Jadi Kendala Pemadaman

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Taman Hutan Raya (Tahura) yang berada di Desa Gedong Karya, Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muarojambi merupakan kawasan yang saat ini terbakar di wilayah Kumpeh, Kabupaten Muarojambi. Hal ini disampaikan oleh Kasdim, Mayor Inf Beny.

"Sekarang di daerah Puding sudah padam. Saat ini tinggal pendinginan dan lebih kurang dua bulan kita di sana. Atas perintah Komandan Korem selaku Dansatgas, kami yang di Puding bergesar ke Gedong Karya," sebutnya, Rabu (16/10/2019).

Kabut Asap Kembali Tebal di Kumpeh, Tahura Tanjung Masih Terbakar

Kualitas Udara di Kerinci-Sungai Penuh Hari Ini Tidak Sehat, Jarak Pandang Terbatas

ISPU di Muarojambi Kategori Tidak Sehat, Dinas PTK Kordinasikan Bupati Untuk Liburkan Siswa

Lebih lanjut di terangkan olehnya bahwa kondisi asap yang terjadi saat ini merupakan dampak dari terjadinya kebakaran yang ada di Wilayah Desa Gedong Karya.

Adapun kendala yang terjadi untuk upaya pemadaman di karenakan akses yang cukup jauh ke titik api tersebut.

"Kendala itu akses jalannya. Memang yang terbakar itu Tahura dan di tengah-tengahnya (red-kawasan) itu tidak ada jalan, jadi aksenya juga susah," jelasnya.

Ia menerangkan untuk tim yang akan berangkat ke lokasi harus menempuh waktu selama lebih kurang empat jam dengan menggunakan pompong.

Sementara itu, jika menggunakan akses darat itu hanya bisa melewati Kecamatan Sungai Gelam.

"Ada yang kewat kanal tapi ya empat jam dari lokasi Puding. Sementara kalau lewat darat, itu kita balik lagi ke Jambi lewat Sungai Gelam," terangnya

Di katakan olehnya Mayor Inf Beny bahwa wilayah Tahura tersebut berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan.

Selain akses yang sulit, sumber air untuk memadamkan api juga terbilang sulit. Sehingga pihaknya juga telah berkoodinasi dengan tim satgas udara untuk waterbooming.

"Kendala utama, ya itu akses dan sumber air itu susah. Sementara kita sudah hubungin tim pemadam udara, satgas udara untuk waterboming, tapi kendalanya di atas, karena dari atas juga tidak bisa di lewati," ungkapnya.

Sementara itu untuk lokasi titik api yang ada di Kabupaten Muarojambi, Kasdim menyebutkan bahwa saat ini dari laporan terakhir yang di terima hanya di wilayah Tahura yang masih muncul titik api.

"Sekarang di Muarojambi tinggal di situ. Hotspot kita lihat itu ada enam atau delapan titk, tapi itu di satu hamparan di lahan Tahura tadi," pungkasnya.

Lahan Tahura di Gedong Karya Masih Terbakar, Akses Jauh & Sulitnya Sumber Air Jadi Kendala Pemadaman (Samsul Bahri/Tribunjambi.com)

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved