Sama-sama Nyinyir Soal Penusukan Wiranto, Bagaimana Nasib 2 Istri TNI Selain Eks Dandim Kendari?

Nyinyir kepada Menkopolhukam Wiranto pasca ditusuk Abu Rara, terduga ISIS saat berjunjung ke Brebes Banten, Kamis (13/10/2019) kemarin, berdampak bur

Sama-sama Nyinyir Soal Penusukan Wiranto, Bagaimana Nasib 2 Istri TNI Selain Eks Dandim Kendari?
kompas.com
Kolonel Kav Hendi Suhendi dan istrinya seusai serah terima jabatan di Aula Sudirman Markas Korem di Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (12/10/2019).(KOMPAS.com/KIKI ANDI PATI) 

Sama-sama Nyinyir Soal Penusukan Wiranto, Bagaimana Nasib 2 Istri TNI Selain Eks Dandim Kendari? 

TRIBUNJAMBI.COM - Nyinyir kepada Menkopolhukam Wiranto pasca ditusuk Abu Rara, terduga ISIS saat berjunjung ke Brebes Banten, Kamis (13/10/2019) kemarin, berdampak buruk bagi ketiga istri anggota TNI, terutama Irma Istri Eks Dandim Kendari.

Selain sang suami Kolonel Hendri Suhendi yang kemudian Dicopot dari Jabatannya sebagai Dandim Kendari, kini Irma dilaporkan pria yang juga anggota TNI ke pihak kepolisian dengan laporan pelanggaran UU ITE.

Nasib Irma eks Istri Dandim Kendari yang dicopot, seperti pepatah Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, sebab selain dia harus menerima kenyataaan akibat Nyinyir kepada Menkopolhukam Wiranto, dimana suaminya Kolonel Hendi Suhendri dicopot dari jabatannya sebagai Dandim Kendari, sang suami juga menjalani hukuman kurungan selama 14 hari.

Ternyata Ini Alasan Nikita Mirzani Unfollow Akun Instagram Uya Kuya, karena Penuh dengan Setttingan?

Hasil Kualifikasi Euro 2020 Hari Ini, 15 Oktober 2019, Inggris Pesta Gol, Prancis Seri Lawan Turki

Dampak lainnya, setelah menjalani hukuman selama 14 hari, Kolonel Hendi Suhendi juga belum akan diberikan jabatan meski dia sudah berpangkat Kolonel.

Seperti dilansir dari Grid ID, Irma Purnama Dewi Nasution, istri mantan Dandim Kendari Kolonel Kav Hendi Suhendi ini sudah dilaporkan ke Polda Sulawesi Tenggara, Minggu (13/10/2019) siang, terkait pelanggaran UU ITE.

Irma, wanita cantik ini dilaporkan terkait postingan di media sosial yang menyinggung penusukan Menko Polhukam Wiranto, terutama pasca ditusuk Abu Rara, terduga terpapar ISIS.

Adapun pria yang melaporkan Irma tak lain adalah anggota TNI sendiri, di mana pelapor diketahui bernama M Harlan Paryatman.

Diketahui Harlan  seorang prajurit TNI yang bertugas di Denpom Kendari.

"Kami sudah terima pengaduannya. Pelapornya atas nama M Harlan Paryatman seorang yang bertugas di Denpom Kendari sebagai TNI. Laporannya atas nama pribadi," ungkap Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt, di Polda Sultra, Senin (14/10/2019).

Sebelum Ditemukan Meninggal gantung Diri, Ternyata Sulli Pernah Ungkap Penyakit Kelainan Mental

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved