Ruang Terbatas, Maulana Sarankan Antrean Pasien di Puskesmas Rawasari Dibuat Online

Untuk memastikan pelayanan yang diberikan tiap Puskesmas yang di Kota Jambi berjalan baik, Wakil Wali Kota Jambi, berkantor di Puskesmas Rawasari.

Ruang Terbatas, Maulana Sarankan Antrean Pasien di Puskesmas Rawasari Dibuat Online
Tribunjambi/Rohmayana
Kunjungan Wakil Wali Kota Jambi ke Puskesmas Rawasari. 

Ruang Terbatas, Maulana Sarankan Antrean Pasien di Puskesmas Rawasari Dibuat Online 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Untuk memastikan pelayanan yang diberikan tiap Puskesmas yang di Kota Jambi berjalan baik, Wakil Wali Kota Jambi, Maulana menjalankan program berkantor di Puskesmas Rawasari, Selasa (15/10) kemarin.

Satu persatu ruangan yang ada di Puskesmas Rawasari dicek. Dari keterangan Kepala Puskesmas Rawasari, Juni, Puskesmas Rawasari telah meraih akreditasi pada 2017 lalu. Tahun mendatang pun tengah bersiap untuk meraih akreditasi paripurna.

Tak lain, akreditasi ini untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Dari keterangan Kapus Rawasari, Wakil Wali Kota Jambi, Maulana jadi mengetahui bahwa ada satu Puskesmas Pembantu (Pustu) yang tidak dapat dipergunakan.

“Ada satu Pustu pak di Simpang Puskes tidak layak. Sehingga tidak kami aktifkan 1 tahun ini. Karena posisinya berada di dataran rendah dan sering terkena banjir. Selain itu juga fasilitasnya belum maksimal pak,” beber Juni Kepala Puskesmas Rawasari.

Anggota DPRD Tebo Ditahan Akibat Kasus Ijazah Palsu, Gerinda akan Bertindak Tegas

Bandel, 20 Pedagang Pasar Talang Banjar Jambi Ditertibkan Petugas

Komari Sebut PT EBN Nunggak Bayar Kontribusi Tahun 2018 ke Pemkot Jambi

Menyikapai ini, Wakil Wali Kota Jambi, Maulana pun meminta pihak terkait, agar segera mengatasi hal ini. Mulai dari pemindahan maupun renovasi Pustu tersebut.

“Ini nanti tolong dicek ya kepemilikan tanahnya seperti apa. Apakah ini bisa direhab di tempat tersebut, atau memang dipindahkan,” sebut Maulana.

Tak lain, ini dilakukan karena Maulan ingin kantor-kantor pelayan publik dapat bewarna mencipatakan kenyamanan. Dia mencontohkan, jika ada pasien yang baru turun dari kendaraan. Diharapkan, petugas Puskesmas maupun Pustu segera mengahmpiri pasien tersebut dan membawanya ke dalam Puskesmas.

“Kalau di Puskesmas Rawasari ini memang kita lihat space ruang tunggu menjadi masalah. Nah bagaimana caranya ini terakomodir, ya salah satunya dengan sistem antrian secara online. Jadi nanti pasien tidak perlu berlama-lama menunggu di ruang tunggu,” beber Maulana.

Selain itu juga, Maulana meminta pihak Puskesmas agar memperhatikan kelompok masyarkat difabel. Sehingga mereka juga menjadi prioritas dalam pelayanan kesehatan yang baik. (Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved