Breaking News:

BREAKING NEWS, Diduga Kekurangan Oksigen Saat Gali Sumur, 4 Warga Pamenang Dilarikan ke Rumah Sakit

Empat orang warga Desa Karang Berahi, Kecamatan Pamenang terpaksa dilarikan ke rumah sakit ketika mendalami sumur, Selasa (15/10) siang.

Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Muzakkir
Empat orang warga Desa Karang Berahi, Kecamatan Pamenang terpaksa dilarikan ke rumah sakit ketika mendalami sumur, Selasa (15/10) siang. 

BREAKING NEWS, Diduga Kekurangan Oksigen Saat Gali Sumur, 4 Warga Pamenang Dilarikan ke Rumah Sakit

TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO -- Empat orang warga Desa Karang Berahi, Kecamatan Pamenang terpaksa dilarikan ke rumah sakit ketika mendalami sumur, Selasa (15/10) siang.

Empat orang korban itu adalah Hadat (18), Abas (25), Saefudin (50) dan Rosalandi (38). Dari empat orang itu, tiga orang mengalami sesak nafas dan pingsan, namun Rosalandi hanya sesak nafas. Meski demikian, dia terpaksa dirujuk ke RSUD Kolonel Abunjani Bangko.

Informasi yang dihimpun, mereka berencana untuk mendalami lubang sumur milik Rosma orang tua dari Hadat dan Abas.

Saat ini kondisi sumur sudah mulai kering dan harus didalami, namun untuk saat ini sumur tersebut sudah memiliki kedalaman sekitar 12 meter.

ASN Dinas Pendidikan Jambi Terjerat Kasus Pencabulan, Banyak Anak-anak Jadi Korban

Sering Beraksi di Rimbo Bujang, Mantan Polisi Bungo Tersungkur Ditembus Timah Panas

Belajar dari Bandung, Uji Coba Aspal Karet di Jambi akan Dimulai Tahun Ini

Sesaat sebelum mereka masuk ke dalam sumur, Hadat dan Abas terlebih dahulu memasukkan Mesin Robin (Penghisap air) ke dalam sumur dengan maksud menyedot sebagian air keluar sumur.

Setelah dirasa cukup, kemudian mesin Robin dikeluarkan dan dilanjutkan saudara Hadat yang masuk ke dalam sumur untuk membuang Lumpur, sesaat setelah saudara Hadat sampai di dasar sumur, kemudian dia mengalami pusing dan tiba-tiba dia langsung jatuh pingsan.

Melihat adiknya jatuh pingsan, Abas berteriak. Teriakan itu didengar oleh Roslandi yang kebetulan ketua RT setempat. Mendengar teriakkan itu, beliau langsung datang untuk menolong.

Dengan spontan, dia masuk ke lobang sumur setelah sampai di dasar sumur Abas dan Roslandi membantu mengevakuasi Hadat.

Nasib malang terjadi pada kedua penolong Hadat, sebab tak lama kemudian keduanya pun jatuh pingsan.

Melihat kejadian tersebut, datang Saepudin bersama warga lainnya untuk kembali menolong mereka yang jatuh pingsan di sumur.

Setelah tiga korban berhasil dievakuasi, tiba-tiba Saepudin mengalami sesak napas. Oleh warga, semuanya dibawa ke klinik dan puskesmas terdekat.

Kapolres Merangin AKBP Muhammad Lutfi mengakui adanya kejadian tersebut. Katanya, semua korban berhasil dievakuasi dan telah ditangani oleh tim medis.

Menurut Lutfi, korban mengalami sesak napas dan pingsan karena kekurangan oksigen di dasar sumur.

"Sumur itu memiliki kedalaman lebih kurang 12 meter," kata Kapolres.

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved