Diabetes Jadi Masalah Pelik, Pemerintah Singapura Larang Iklan Minuman Manis Dalam Kemasan

Singapura menjadi negara pertama di dunia yang melarang total iklan minuman manis dalam kemasan. Ini dilakukan sebagai upaya memerangi penyakit diabet

Diabetes Jadi Masalah Pelik, Pemerintah Singapura Larang Iklan Minuman Manis Dalam Kemasan
foxnews
ILUSTRASI 

TRIBUNJAMBI.COM- Singapura menjadi negara pertama di dunia yang melarang total iklan minuman manis dalam kemasan. Ini dilakukan sebagai upaya memerangi penyakit diabetes.

Dilansir dari Business Insider, Minggu (13/10/2019), larangan tersebut diumumkan pada Kamis (10/10/2019) lalu.

Larangan iklan minuman manis mencakup seluruh platform media massa dan kanal online seperti televisi, internet, surat kabar, radio, dan iklan luar ruangan.

Kementerian Kesehatan Singapura menyebut, label nutrisi juga akan ditempatkan pada kemasan minuman manis.

Label bertuliskan "Tidak Sehat" akan dicantumkan pada minuman dengan kadar gula sedang hingga tinggi.

Aturan tersebut berlaku pada minuman manis dalam kemasan botol, paket, dan kaleng.

Ini termasuk minuman instan, minuman berkarbonasi, jus, minuman susu fermentasi, dan yogurt.

Diwartakan The Strait Times, rincian aturan ini akan segera diumumkan pada tahun 2020 mendatang.

Tahun Ini, Pemda Tanjabtim Terima Bantuan 3.500 Benih Padi dari Kementerian

Polres Bungo Amankan Empat Tersangka Narkotika, dari Tiga Lokasi Berbeda

KECELAKAAN Maut Rombongan Pengantin, Tabrak Truk yang Sedang Parkir, Dua Orang Meninggal Dunia

Menteri Negara Senior untuk Bidang Kesehatan Edwin Tong menyatakan, tujuan aturan dan pelarangan tersebut adalah untuk memberikan pilihan yang terinformasi dengan baik, menurunkan pengaruh iklan, dan mendorong produsen menurunkan kadar gula dalam minuman manis.

Kementerian Kesehatan Singapura menyatakan, label dengan pembeda warna akan menunjukkan jika minuman tersebut sehat, netral, atau tidak sehat.

Halaman
12
Editor: rida
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved