Ini Warung Kopi Legendaris di Kuala Tungkal Jambi, Gubernur hingga Rocky Gerung Pernah Ngopi di Sini

Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki warung kopi yang cukup terkenal. Bukan hanya pejabat, artis juga sudah mampir ke warung kopi H Ismail.

Ini Warung Kopi Legendaris di Kuala Tungkal Jambi, Gubernur hingga Rocky Gerung Pernah Ngopi di Sini
Tribunjambi/Darwin
Warung Kopi H. Ismail yang terkenal di Kota Kuala Tungkal. 

Ini Warung Kopi Legendaris di Kuala Tungkal Jambi, Gubernur hingga Rocky Gerung Pernah Ngopi di Sini

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki warung kopi yang cukup terkenal.  Bukan hanya pejabat, artis juga sudah mampir ke warung kopi H. Ismail.

Berkunjung ke Kabuaten Tanjung Jabung Barat, tepatnya Kota Kuala Tungkal tak lengkap bila tak singga ke Warkop H Ismail yang beralamat di Jalan Jend A YAni (Parit 1 red). Bagaimana tidak, Warkop yang buka sejak tahun 1994 itu telah lama jadi langganan para pejabat Tanjab Barat, pejabat Provinsi Jambi bahkan tokoh nasional.

Meskipun warung kopi tersebut sempat terbakar pada tahun 2000, namun H. Ismail tetap bangkit dan memulai usahanya kembali di tahun 2001.

Saat ini, warkop H. Ismail tak lekang pengunjung, termasuk Mantan Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA), Romi, Bupati Tanjung Jabung Timur, Dandim, Kapolres Tanjab Barat, Wabub Amir Sakib, Rocky Gerung , Personil Band Tipe-x pernah mencicipi kopi H. Ismail.

Cuma Rp 10 Ribu, Ini Kopi Nikmat yang Wajib Dicoba Saat Datang ke Tanjab Barat

Ngebut, Supir Batubara Tabrak Pemotor di Simpang Rimbo, Ucok Kritis Terseret Truk

Maju di Pilkada Batanghari, Fadhil Arief Masih Berusaha Dapatkan Perahu Partai

Dengan menjaga kepercayaan dan mengutamakan kepuasan pelanggan menjadi kunci yang dipegang ayah dari empat anak ini dalam menjalankan usahanya.

“Kita membuat minuman itu sesuai selera pelanggan, kalau dia (pelanggan) itu ada suka kopi panas, hangat, intinya kepuasan pelanggan nomor 1. Sehingga pelanggan akan datang lagi karena merasa enak,” tutur H. Ismail.

Warkop milik suami Hj Hamsah ini dibuka setiap hari dar pukul 05.30 WIB hingga 24.00 WIB. “Satu hari rata rata habis 5 kilogram, buka setelah shalat subuh sampai malam pukul 24.00,” katanya.

Ismail mengatakan beberapa kantor yang mengadakan kegiatan kerap kali memesan kopi hingga 50 bungkus. 

Dari menjual kopi ini, H Ismail dapat mengantongi hingga Rp 2 juta per harinya. Bahkan dari kopi ini pula mengantarkan anaknya menamatkan sarjana, dan serta memberangkatnya ke tanah suci untuk ibadah haji.

Saat ini H Ismail sedang merencanakan untuk membuka cabang dan sedang melirik lokasi yang pas. Bahkan Ismail mendapatkan penawaran dari pihak bank dan para pejabat untuk membuka cabang. (cda)

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved