Berita Batanghari

BREAKING NEWS, Tauke Karet di Batanghari Jadi Korban Perampokan, Pelaku Bersenpi dan Mengaku Polisi

BREAKING NEWS, Tauke Karet di Batanghari Jadi Korban Perampokan, Pelaku Bersenpi dan Mengaku Polisi

BREAKING NEWS, Tauke Karet di Batanghari Jadi Korban Perampokan, Pelaku Bersenpi dan Mengaku Polisi
kompas.com
ilustrasi. BREAKING NEWS, Tauke Karet di Batanghari Jadi Korban Perampokan, Pelaku Bersenpi dan Mengaku Polisi 

BREAKING NEWS, Tauke Karet di Batanghari Jadi Korban Perampokan, Pelaku Bersenpi dan Mengaku Polisi

TRIBUNJAMBI.COM, BATANGHARI - Damiono, tauke karet asal Desa Simpang Karmeo, Kecamatan Bathin XXIV, Kabupaten Batanghari, Kamis (10/10/2019) siang menjadi korban perampokan.

Pelaku yang diduga tiga orang tersebut merampok dengan menggunakan senjata api untuk mengancam korban. Beruntung, korban tidak mendapat luka.

Kapolsek Bathin XXIV, Iptu Heri Hermansyah saat dikonfirmasi, Jumat (11/10/2019) mengiyakan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, korban sudah melapor ke Mapolsek Bathin XXIV.

Perampokan di Tempat Cuci Mobil Dibalas Dengan Celurit Penjaga, Ini yang Terjadi Selanjutnya

VIRAL Aksi Perampokan di Denpasar, Ada yang Terjatuh di Lantai 2 Sampai Benda Ini Ditemukan!

Doakan Wiranto Lekas Pulih, Pinto Tidak Ingin Penyerangan Pejabat Negara Terulang

"Pelaku ada tiga orang," kata Iptu Heri.

Menurut Kapolsek, perampokan tersebut terjadi berawal saat korban bersama rekannya sedang mengendarai mobil jenis carry pickap untuk menjemput getah karet di kawasan Bathin XXIV.

Setiba di kawasan Desa Koto Boyo, mobil mereka sempat disetop oleh tiga orang yang tidak dikenal yang menggunakan mobil jenis Daihatsu Sigra.

"Di situ para kawanan perampok sempat menyebutkan bahwa mereka polisi dari Polres Batanghari hendak melakukan razia narkotika," jelas Heri.

Korban, lanjut Heri, tak curiga sehingga mengiyakan omongan para pelaku perampokan. Korban pun juga sempat digeledah dan diborgol oleh para pelaku.

"Uang Rp 7 juta milik korban sempat diambil oleh para pelaku. Tapi korban bersama rekannya melakukan perlawanan sehingga uang tersebut berhasil direbut korban kembali," bebernya.

Heri melanjutkan, setelah merebut uang Rp 7 juta, korban dan rekannya lari ke kebun sawit warga untuk meminta bantuan.

"Setelah itu berhasil membawa tas korban yang katanya berisi uang Rp 300 ribu lantaran warga datang," ujarnya.

Anggotanya yang berpatroli sempat mengetahui peristiwa ini sehingga melakukan pengejaran kepada ketiga pelaku. Hanya saja mereka berhasil lolos ke kebun sawit milik PT Kedaton.

"Kita amankan mobil yang digunakan para pelaku," jelasnya.

BREAKING NEWS, Tauke Karet di Batanghari Jadi Korban Perampokan, Pelaku Bersenpi dan Mengaku Polisi  (Rian Aidilfi/Tribunjambi.com)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved