Kepala Ombudsman Jambi Sebut Ketersediaan Obat Hanya 30% di RSUD Kerinci 'RS Harus Punya Uang'

Diakun pribadinya, Jafar Ahmad menceritakan keadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen H.A Thalib Kerinci.

Kepala Ombudsman Jambi Sebut Ketersediaan Obat Hanya 30% di RSUD Kerinci 'RS Harus Punya Uang'
Kolase
Kepala Ombudsman Jambi Sebut Ketersediaan Obat Hanya 30% di RSUD Kerinci 'RS Harus Punya Uang' 

Kepala Ombudsman Jambi Sebut Ketersediaan Obat Hanya 30% di RSUD Kerinci 'RS Harus Punya Uang'

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Kondisi di RSUD MHAT Kerinci dibeberkan Kepala Ombudsman Jambi, Jafar Ahmad.

Tak tanggung-tanggung, kepala lembaga pengawas layanan publik itu menuliskannya di akun Facebook-nya.

Postingan Kepala Ombudsman Jambi, Jafar Ahmad, di media sosial Facebook, menjadi viral.

Diakun pribadinya, Jafar Ahmad menceritakan keadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen H.A Thalib Kerinci.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen H.A Thalib Kerinci
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen H.A Thalib Kerinci (Facebook Rsumhat Blud Kab Kerinci)

Dalam tulisan yang diposting Jumat (11/10/2019) pagi itu, ia menceritakan bahwa masyarakat Kerinci yang berobat harus dirujuk keluar daerah.

Hal itu membuat banyak yang tak tertolong, bahkan meninggal dalam perjalanan.

Dia menduga ada sesuatu yang salah di Kerinci.

Peduli Kesehatan Mental dengan Cara Sederhana, Berikut Tipsnya dari Anak Muda Jambi

80 Ton Kopi Kerinci dan Jangkat, Merangin, Tahun Ini Akan Diekspor Ke Belgia, Ini Jenis Kopinya

Terlebih di RSUD MHAT Kerinci, obat hanya tersedia 30 persen.

"Yang 70 persen harus dibeli di luar. Dalam beberapa kasus yang 70 persen itupun harus diambil di klinik tertentu. Harga tertentu dan sebagian tidak dicover BPJS," tulisnya, dalam postingan tersebut.

Halaman
123
Editor: suci
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved