TERJARING Razia di Kosan dan Hotel Melati, 9 Pasangan Diduga Mesum Bikin Surat Pernyataan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Sebanyak 15 pasangan yang tidak memiliki ikatan pernikahan terjaring razia Satpol PP Kota Jambi,

TERJARING Razia di Kosan dan Hotel Melati,  9 Pasangan Diduga Mesum Bikin Surat Pernyataan
Tribun Jambi/Rohmayana
Yan Ismar, Kepala Satpol PP Kota Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Sebanyak 15 pasangan yang tidak memiliki ikatan pernikahan terjaring razia Satpol PP Kota Jambi, Rabu (9/10) malam.

Mereka diamankan Satpol PP karena sedang berduaan di kamar yang statusnya bukan suami istri.

Kuat dugaan mereka adalah pasangan mesum, karena berada di dalam satu kamar tanpa bisa menujukan surat-surat pernikahannya.

Baca: PEMBURU Temukan Mayat Tergeletak di Kebun Sawit, Polisi Masih Mengusut: Di Tangan Korban Ada Pisau

Baca: KB MOP Khusus Pria Disiapkan, Program Pil KB Kerap Gagal

Baca: Markas Besar TNI Buka Penerimaan Calon Perwira TNI, Pendaftaran Ditutup 31 Oktober 2019

Baca: Pilot Ganteng Ini Gagal Jadi Mantu Jokowi, Haydar Pratama Mantan Kahiyang Ayu Bukan Sosok Biasa

 

Kepala Satpol PP Kota Jambi, Yan Ismar mengatakan operasi ini juga melibatkan sejumlah instansi lain dari dinas Pemerintah Kota Jambi.

Kata Yan Ismar, wilayah yang disisir tim gabungan berada di beberapa Kecamatan di Kota Jambi.

Ada beberapa titik yang didatangi tim. Mulai dari kos-kosan, penginapan hingga hotel kelas melati.

"Sebab ini juga terkait bakal ada regulasi untuk rumah-rumah kos. Terkait pajak yang juga harus ditaati setiap pemiliknya," terangnya.

Baca: Terungkap Nama dan Tanggal Kelahiran Calon Anak Ahok dan Puput Nastiti Devi, BTP Kenang Veronica Tan

Baca: Mantan Anggota DPRD Merangin Tak Mau Kembalikan Mobil Dinas, 22 Kendaraan Masih Tertahan

Baca: SUSU Bawang Memiliki Khasiat Sangat Luar Biasa, Ternyata Mampu Atasi Lemah Syahwat: Begini Caranya

Baca: Begini Jawaban Singkat Najwa Shihab Bila Ditanya Tak Gunakan Jilbab, Padahal Anak Quraish Shihab

 

Lanjut Yan Ismar, dari 15 pasangan yang diamankan tersebut, sebanyak 9 pasangan telah dibawa ke pengadilan karena memiliki cukup bukti.

Namun kata dia, pengadilan tidak membawa ke persidangan perkara tersebut, dan dikembalikan ke Pemkot Kota Jambi untuk dibina.

"Tidak seperti dulu, begitu cukup bukti langsung kita bawa ke pengadilan dan dilakukan sidang. Namun sekarang disuruh dibina dulu," imbuhnya.

Baca: Kabut Asap Kembali Selimuti Kuala Tungkal, BPBD Sebut Asap Kiriman

Baca: Lagi Asyik Ngamar Diganggu Satpol PP, 15 Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Razia di Kota Jambi

Baca: Dishub Jambi Ambil Alih Pengelolaan Tiga Pelabuhan di Pesisir Timur

Baca: Dituduh Pelakor Karena Video Pinggulnya Dipegang Raffi Ahmad, Angela Lee Buka-bukaan soal Faktanya

 

Sehingga karena tidak memiliki rumah panti, dan tidak boleh menahan orang lebih dari 24 jam, maka 9 pasangan tersebut membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Baca: Antisipasi Korban di Pemilu Serentak 2020, KPU Godok Draf PKPU, Usia Penyelenggara Bakal Dibatasi

Baca: Tanding Pukul 23.00 WIB, Live Streaming Timnas Indonesia vs UEA di Kualifikasi Piala Dunia 2020

Baca: Tajjudin Hasan: Kalau Ada Teman Ngasih Hadiah itu Tidak Boleh Ditolak, Dosa

 

"Mereka juga kami minta untuk dijemput yang bisa menjamin, seperti keluarga," ujarnya. (may)

Penulis: Rohmayana
Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved