Penyidik KPK Novel Baswedan Dianggap Mengintimidasi, Miryam S Haryani: Saya Dibikin Mabok Duren

Sidang kasus korupsi proyek pengadaan KTP-elektronik (KTP-el) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, pada Rabu (9/10/2019

Penyidik KPK Novel Baswedan Dianggap Mengintimidasi, Miryam S Haryani: Saya Dibikin Mabok Duren
Miryam S Haryani seusai menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (23/10/2017).(KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN) 

Penyidik KPK Novel Baswedan Dianggap Mengintimidasi, Miryam S Haryani: Saya Dibikin Mabok Duren

TRIBUNJAMBI.COM - Terdakwa Miryam S Haryani diperiksa terkait kasus dugaan korupsi KTP Elektronik dan hubungan dengan Ketua DPR Setya Novanto.

Mantan anggota DPR RI, Miryam S Hariyani, dan penyidik KPK, Novel Baswedan sempat bersitegang di persidangan.

JPU pada KPK menghadirkan mereka sebagai saksi untuk terdakwa Markus Nari.

Di persidangan itu, Miryam bersama dengan Novel, dan JPU pada KPK, Ariawan Agustriantono, duduk berdampingan dihadapan majelis hakim.

Hal ini berawal pada saat Novel mengungkapkan pernah memeriksa Miryam pada pemeriksaan keempat untuk kepentingan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Baca: Bongkar Jaringan Prostitusi Internasional, Wanita hingga Ladyboy Ditawarkan Melalui Mobil Keliling

Baca: Siapa Sangka Ternyata Kakek Penjual Koran Pinggir Jalan Ini Dulunya Seorang Pengawal Soekarno

Baca: Bikin Netizen Heboh, Isu Syahrini Keguguran? Ungkap Faktanya dari Sosok Ini, Senasib Irish Bella?

Novel mengklaim Miryam meminta dirinya untuk melakukan pemeriksaan.

Padahal, kata Novel, selama ini Miryam sudah diperiksa oleh penyidik KPK lainnya, yaitu Iwan Susanto.

"Di tengah penyidikan, Miryam ingin bertemu saya. Di pemeriksaan keempat, saya menanyakan fokus mengenai uang (aliran korupsi KTP-elektronik,-red)" ungkap Novel.

Namun, Miryam membantah.

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved