Kebakaran Lahan Terus Terjadi, Kualitas Udara di Kota Jambi Masih Berbahaya

Kondisi udara di Kota Jambi hingga saat ini belum baik. Hal ini karena masih banyaknya lahan yang terbakar di beberapa daerah kabupaten tetangga.

Kebakaran Lahan Terus Terjadi, Kualitas Udara di Kota Jambi Masih Berbahaya
Tribunjambi/Rohmayana
Ardi Kepala DLH Kota Jambi imbau warga agar mengenakan masker untuk mengurangi dampak kabut asap. 

Kebakaran Lahan Terus Terjadi, Kualitas Udara di Kota Jambi Masih Berbahaya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Kondisi udara di Kota Jambi hingga saat ini belum baik. Hal ini karena masih banyaknya lahan yang terbakar di beberapa daerah kabupaten dan provinsi tetangga. Seperti Riau, Sumatera Selatan, Muaro Jambi dan lainnya.

Informasi yang dihimpun dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, kondisi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) masih dalam kategori berbahaya pada malam hari. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi Kota Jambi Dr Ardi mengatakan, kondisi udara beberapa waktu sebelumnya sempat baik hingga sedang.

Namun muiai pada Rabu malam (10/10) kondisi udara di Kota Jambi mengalami peningkatan status menjadi berbahaya. Berdasarkan pantauan AQMS dengan indikator PM 2.5 pukul Rabu malam, diangka 400 dengan kategori berbahaya.

“Perkembangannya terus menurun, pada Kamis pagi dalam kategori tidak sehat. Kondisi peningkatan pekatnya asap ini terjadi sore hingga malam," katanya, Kamis (11/10).

Baca: Ratusan Atlet Kodrat Bertarung di GOR Muara Bulian, Ini yang Diperebutkan

Baca: Dua Kali PT LAB Mangkir dari Panggilan Kejari Muarojambi, Parkir Universitas Jambi Jadi Sorotan

Baca: Tangani Kasus Stunting, Pemkab Tanjab Timur Kembangkan Program Opal, Seperti Ini

Ardi menyebutkan, kemungkinan hujan beberapa waktu lalu tidak membasahi semua lahan gambut yang terbakar.

“Hujan yang turun kemungkinan hanya membasahi atas, tapi tidak sampai ke gambut bawah,” sebutnya.

Kota Jambi sebut Ardi, terdampak dari asap tersebut, sebab arah angin dari timur tenggara. Titik panas yang terdetiksi itu dari bagian tenggara dan timur dari Kota Jambi.

“Mungkin ini terbawa angin sehingga masuk Kota Jambi,” ujarnya.

Lebih lanjut Ardi menyebutkan, meskipun kondisi sudah masuk hujan, pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat berada di luar ruangan.

“Tetap menjaga kondisi kesehatan tubuh. Saat ini kalau masih terlihat asap pekat, jangan terlalu memaksa beraktifitas di luar ruangan. Jikapun terpaksa, gunakan masker,” pungkasnya. (Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved