Berita Jambi

Terdakwa EI Dihukum 1 Tahun Penjara, Tersangkut Perkara Taman Hijau Kabupaten Bungo

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Terdakwa EI yang tersandung perkara dugaan korupsi Taman Hijau Kabupaten Bungo

Terdakwa EI Dihukum 1 Tahun Penjara, Tersangkut Perkara Taman Hijau Kabupaten Bungo
Tribunjambi/Jaka HB
EI mendengarkan putusan kasus Taman Hijau Bungo, Rabu(9/10). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Terdakwa EI yang tersandung perkara dugaan korupsi Taman Hijau Kabupaten Bungo divonis 1 tahun penjara, pada Rabu (9/10).

"Denda Rp 50 juta dan apabila tidak dibayar diganti hukuman penjara 2 bulan," kata Hakim Ketua Mejalis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jambi (Tipikor) Jambi, Dedi Mucthi Nugroho, kemarin.

Efrin juga dibebankan mengganti kerugian negara Rp 56,502 juta.

Baca: Bermodal Kaos Singlet dan Rambut Gondrong, Kisah Mantan Preman Ini Sukses Banting Stir Jadi Kopassus

Baca: Pemkot Jambi Hadirkan Koordinator Juri Internasional MTQ Prof Said Agil Almunawar di MTQ Kota Jambi

"Jika tidak dibayar akan diganti pidana penjara 6 bulan" katanya.

Namun terdakwa ternyata sudah menitipkan uang pengembalian kerugian negara Rp 65 juta, maka terdapat kelebihan uang EI Rp 8 juta. "Yang harus segera dikembalikan oleh JPU pada terdakwa," kata Dedi.

Dedi Muchti mengatakan terdakwa Efrin tidak terbukti pada dakwaan primair.

Baca: Supir Angkot di Jambi Dilarang Makan dan Merokok Saat Mengemudi

Baca: Jadi Militer Paling Kuat di ASEAN, Kekuatan TNI Unggul dari Korea Utara dan Israel, Lihat Daftarnya

Namun, terbukti secara sah dan meyakinkan tindak pidana korupsi secara bersama dan berlanjut sebagaimana dakwaan subsidair Jaksa Penuntut Umum.

"Atas putusan ini, kami memberikan waktu 1 minggu, untuk terdakwa mengajukan banding, atau terima putusan," ujar hakim.

Vonis hakim diketahui lebih ringan dari tuntutan jaksa 1 tahun 6 bulan penjara, dengan denda yang sama.

Peran EI dalam kasus ini sebagai pihak pelaksana pekerjaan.

Baca: PENGELOLA Belum Setor ke Pihak Universitas Jambi Rp 900 Juta, Parkir Berbayar Unja Setop Beroperasi

Baca: MTQ ke 50 Kota Jambi, Pemkot Hadirkan Dewan Hakim Tingkat Internasional

Dari pekerjaan taman hijau tersebut, terdapat kekurangan volume.

Di mana pada pembangunannya, menggunakan dana alokasi khusus (DAK), yang diturunkan pada kantor lingkungan hidup senilai sekitar Rp 1 miliar.

Berdasarkan hasil audit BPK dan fakta penyidikan, munculah kerugian negara yang harus dipertanggunggjawabkan.

Baca: Usman Ermulan Sebut Tata Niaga Karet Terlalu Panjang: Mestinya Harga Bisa di Atas Rp 10 Ribu per Kg

Baca: Nobar Live Streaming Jerman vs Argentina Dini Hari Ini di TV Online Mola TV Kamis Pkl 01.45 WIB

Dalam dakwaan primer perbuatan EI diancam pidana pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah menjadi UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemerantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (bai)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved