Gadis Jambi Ini akan Wakili Myanmar di Bali Asia International Model United Nations

Indah Martini, mahasiswa pendidikan bahasa Inggris semester III di Universitas Jambi (Unja) akan mengikuti BAIMUN di 2020 mendatang.

Gadis Jambi Ini akan Wakili Myanmar di Bali Asia International Model United Nations
Tribunjambi/Nurlailis
Indah Martini, mahasiswa pendidikan bahasa Inggris semester III di Universitas Jambi (Unja) akan mengikuti BAIMUN di 2020 mendatang. 

Gadis Jambi Ini akan Wakili Myanmar di Bali Asia International Model United Nations

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bali Asia International Model United Nations (BAIMUN) akan berlangsung 18-21 Januari 2020 mendatang. BAIMUN sendiri merupakan sebuah acara berskala internasional yang memberikan gambaran mengenai simulasi sidang di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Para delegasi akan berperan layaknya seorang diplomat dari utusan negara masing-masing dan membahas mengenai isu-isu dunia beserta solusi yang mereka tawarkan.

Indah Martini, mahasiswa pendidikan bahasa Inggris semester III di Universitas Jambi (Unja) akan mengikuti BAIMUN di 2020 mendatang.

Pada kegiatan tersebut ia akan mewakili council unicef negara Myanmar. Dengan mengangkat isu investing in adolescents to break cycles of poverty and inequity across culture. Atau investasi pada remaja untuk memutus siklus kemiskinan dan ketidaksetaraan lintas budaya.

Baca: Muaro Jambi Masih Kebakaran, Petugas Kesulitan Padamkan Api di Konsesi PT PDI

Baca: Harga Sembako di Jambi Hari Ini, Cabai, Bawang Turun

Baca: Tak Terima Dirampok, Sopir Truk Hantam Mobil Perampok di Pintu Tol, Polisi Berikan Apresiasi

"Di sana saya membahas isu dari negara yang diwakilkan. Kebetulan delegasi dari Indonesia sudah penuh jadi aku mewakili Myanmar. Yang terpenting kita tau dan merasakan bagaimana simulasi sidang PBB," ungkapnya, Rabu (9/10).

Tema yang diusung adalah kesadaran, budaya dan lingkungan untuk masa depan yang lebih cerah.

Peserta yang mendaftar ada sekitar 4000an dan yang lulus ada 1000 dari berbagai negara sekitar Asean.

Ia mengatakan proses pendaftaran termasuk mengirimkan essay. Saat pengumuman kelulusan juga ada booking sheet sebagai konfirmasi kehadiran. Mengenai dana peserta bisa mengajukan  proposal yang disediakan pihak penyelenggara. 

"Ini baru pertama kali buat aku yang berskala internasional. Jadi persiapannya harus dari sekarang," ungkapnya.

Hal yang menantang ialah, para delegasi tidak hanya membahas isu dunia dan solusinya namun harus bisa menemukan benang merah dengan tema yang ada.

BAIMUN juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi para anak muda bangsa untuk melatih kemampuan dalam berbicara di depan umum, memahami dasar teknik negosiasi, debat dan juga untuk memperluas relasi berskala internasional. (Lai)

Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved