DUA Pembunuh Pendeta Melinda Dituntut Pidana Mati, JPU: Pemerkosaan & Pembunuhan Sudah Direncanakan

TRIBUNJAMBI.COM, KAYUAGUNG - Dua terdakwa pembunuh pendeta Melinda Zidemi yakni, Hendri dan Nang dituntut

DUA Pembunuh Pendeta Melinda Dituntut Pidana Mati, JPU: Pemerkosaan & Pembunuhan Sudah Direncanakan
facebook
Calon Pendeta Melinda dan dua orang tersangka pembunuhnya 

TRIBUNJAMBI.COM, KAYUAGUNG - Dua terdakwa pembunuh pendeta Melinda Zidemi yakni, Hendri dan Nang dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum dari Kejari Kayuagung.

 

Sidang tuntutan itu berlangsung di Pengadilan Negeri Kayuagung, Rabu (9/10/2019).

Kedua pelaku Nang dan Hendri saat mengetahui tuntutan yang di jatuhkan terhadapnya, terlihat ia sangat terpukul dan menyesali perbuatannya.

"Saya sangat menyesali perbuatan," jelasnya saat diwawancarai setelah persidangan di Pengadilan Negeri Kayuagung, Rabu (9/10/2019) siang.

 

BREAKING NEWS : Dua Pembunuh Pendeta Melinda Zidemi Dituntut Hukuman Mati, Pembunuhan Direncanakan

Baca: VIDEO Link Live Streaming Laga Brasil vs Senegal, Pertandingan Persahabatan, Tonton TV Online TV One

Terlihat Hendri dan Nang jalan keluar ruangan sidang menuju ruang tunggu tahan sementara dengan terseok-seok sembari memasang muka lesu karena mendengar tuntutan hukuman mati.
Terlihat Hendri dan Nang jalan keluar ruangan sidang menuju ruang tunggu tahan sementara dengan terseok-seok sembari memasang muka lesu karena mendengar tuntutan hukuman mati. (Tribunsumsel.com/Winando)

Terlihat Hendri dan Nang jalan keluar ruangan sidang menuju ruang tunggu tahanan sementara dengan terseok-seok.

Keduanya lemas sembari memasang muka lesu karena mendengar tuntutan hukuman mati.

Dari keterangan yang di dapat dari pengacara terdakwa kedua pelaku akan mengajukan pembelaan pada sidang minggu depan.

Sidang kasus pembunuhan pendeta Melinda Zidemi sudah memasuki sidang pembacaan tuntutan hukuman terhadap terdakwa.

Baca: Raih WTP dari BPK, Bupati Safrial Terima Piagam dari Kemenkeu

Baca: Istri Jerinx SID Curhat Bernada Marah! Nora Alexandra Kesal Masa Lalu Suaminya Diungkit-ungkit

Baca: Tugas Monitoring, Camat Hasrizal Mengaku Tak Tahu Kades Lopak Alai Lakukan Penyimpangan

 

Sidang tuntutan ini digelar di Pengadilan Negeri Kayuagung, Rabu (9/10/2019).

Kepala Kejaksaan Negeri Kayuagung, Ari Bintang Prakoso mengatakan, tuntutan mati tersebut setelah dalam fakta persidangan pembunuhan memang sudah direncanakan.

Halaman
1234
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved