SIKAP Tegas Prabowo Soal Wacana Presiden Kembali Dipilih MPR, Setuju Kembali Order Baru?

Juru bicara Fraksi Partai Gerindra di MPR Andre Rosiade mengungkapkan bahwa ketua umum partainya, Prabowo Subianto, ingin pemilihan Presiden dan Wakil

SIKAP Tegas Prabowo Soal Wacana Presiden Kembali Dipilih MPR, Setuju Kembali Order Baru?
(Kolase Tribunnews.com)
Jokowi dan Prabowo berpidato setelah ahsil sidang MK diputuskan 

TRIBUNJAMBI.COM- Juru bicara Fraksi Partai Gerindra di MPR Andre Rosiade mengungkapkan bahwa ketua umum partainya, Prabowo Subianto, ingin pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tetap dilakukan secara langsung.

Hal itu ia katakan dalam menanggapi munculnya usul Presiden kembali dipilih oleh MPR terkait wacana amandemen Undang-Undang Dasar 1945.

"Kalau kami Gerindra jelas kebijakan Pak Prabowo dari awal pemilihan Presiden dilakukan secara langsung. Itu sudah sikap final Partai Gerindra," ujar Andre di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/10/2019).

Baca: Pakai Baju Pengantin, Aura Pengantin Luna Maya Muncul, Raffi Ahmad Sebut Kekasih Mirip Reino Barack

Baca: Dulu Terkenal, Artis Cantik Ini Ditipu Seorang Pria hingga Kini Banting Setir Dagang Kue Untuk Hidup

Baca: Kelakuan Artis Ini Dibongkar Habis Adik Kandungnya, Diporoti Berondong Sampai Hutang dan Susah Makan

Wacana amandemen UUD 1945 merupakan rekomendasi yang dihasilkan oleh MPR periode 2014-2019.

Menurut Andre ada dua rekomendasi amandemen yang diberikan kepada pimpinan MPR periode 2019-2024, yakni perubahan Pasal 3 dan pembentukan garis haluan negara.

Adapun Pasal 3 UUD 1945 mengatur tentang kewenangan mengubah dan menetapkan UUD 1945, melantik serta memberhentikan presiden dan/atau wakil presiden.

Baca: 1 Wanita Asal Indonesia Dibakar Hidup-hidup di Kuwait, Sebelumnya Terjadi Adu Mukut dengan Pelaku

Baca: Baru Saja Terjadi Gempa Bengkulu Kekuatan 5,4, Ini Kondisi Terkini

Baca: Daftar Lowongan Formasi CPNS 2019 Gelombang II di Jambi, Pendaftaran Oktober 2019

Kendati demikian, kata Andre, Fraksi Partai Gerindra belum menentukan sikap resmi atas rekomendasi tersebut.

"Belum ada rapat lanjutan. Tentu nanti pimpinan MPR yang baru akan segera mengundang masing-masing Fraksi MPR RI untuk diskusikan rekomendasi dari periode lalu untuk dibahas. Belum ada pembahasan sama sekali," kata Andre.

Sebelumnya saat masih menjabat sebagai Ketua DPR, politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengusulkan agar pemilihan presiden kembali digelar secara tak langsung.

Presiden, kata Bambang, sebaiknya dipilih Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), seperti pada Pemilu 1999.

Baca: Bagi Kaum Milenial Usia 25 Sampai 45 Tahun, Bingung Pilih Rumah atau Kos? Begini Perhitungannya

Baca: Demi Miliki Mobil Mewah Impiannya, Ibu Ini Tega Jual Anaknya yang Masih Berumur 2 Tahun, Rp 150 Juta

Baca: Lucinta Luna Kegirangan, Youtube Menuju 1 Juta Subscriber, Malah Begini Komentar Netizen, Pedas?

Halaman
12
Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved