Berita Jambi

Pasien RSJ Dilimpah ke Panti Rebab, Dinsosdukcapil Jambi Tambah Fasislitas Rehabilitasi Eks Psikotik

Pasien RSJ Dilimpah ke Panti Rebab, Dinsosdukcapil Jambi Tambah Fasislitas Rehabilitasi Eks Psikotik

Pasien RSJ Dilimpah ke Panti Rebab, Dinsosdukcapil Jambi Tambah Fasislitas Rehabilitasi Eks Psikotik
Tribunjambi/Zulkifli
Kadis Dinsosdukcapil Provinsi Jambi, Arief Munandar. Pasien RSJ Dilimpah ke Panti Rebab, Dinsosdukcapil Jambi Tambah Fasislitas Rehabilitasi Eks Psikotik 

Pasien RSJ Dilimpah ke Panti Rebab, Dinsosdukcapil Jambi Tambah Fasislitas Rehabilitasi Eks Psikotik

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dinas Sosial Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi, tahun ini akan menambah gedung, ruangan dan fasilitas tambahan dipanti rehabilitasi sosial eks psikotik yang berlokasi di Talang Bakung, Kota Jambi.

Hal ini dikarenakan sejalan dengan adanya limpahan pasien dari rumah sakit jiwa (RSJ) Provinsi Jambi. 

Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Jambi Arief Munandar saat dikonfirmasi mengatakan, jika RSJ sudah tidak boleh lagi melakukan rehab sosial. Namun, hanya sebatas rehab medis.

Baca: Dinsos Sarolangun Ancam Pidanakan Keluarga Mampu yang Masih Terima PKH

Baca: Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara Terjaring OTT KPK, Warga Syukuran Potong kambing

Baca: Penampakan Ikan Raksasa 3 Meter Ditemukan Mati di Ambon, Warga Kaitkan dengan Gempa

"Orang sakit diobati dengan jangka waktu. Kalau untuk memeliharanya sudah tidak boleh. Makanya dilimpahkan ke kita," bilang Arief Munandar.

Sedangkan untuk jumlah penghuni panti rehabilitasi sosial eks psikotik kata Arief, dalam satu tahun terakhir, baru uji coba 15 orang yang dibina di sana.

"Kemarin ada dapat tambahan lagi 20 orang, sehingga total 35 orang. Insyaallah tahun depan akan nambah lagi 100 orang (limpahan)," ujarnya.

Dalam panti tersebut, kata Arief, para penghuninya diberikan program serta kegiatan olahraga, kesenian bahkan keagamaan, supaya mereka lebih diberdayakan. Menurutnya ini sebagai upaya agar tidak berkeliaran dijalanan. 

"Ya, dari pada berkeliaran di jalan, lebih baik kita urus karena mereka benar-benar tidak diurus oleh keluarganya. Kalau untuk diberdayakannya dengan berbagai macam kegiatan, misal buat keset (alas,red) kaki, gelang, tas, salon. Pelan-pelanlah diajari yang mampu mereka kerjakan kita arahkan kesana," tuturnya.

Selain penambahan gedung dan fasilitas panti, pihaknya kata Arief, juga akan mempersiapkan personil (SDM) guna merawat dan menjaga penghuni panti.

"Bukan enak mengurus hampir 150 orang nantinya, ditambah ada yang anak terlantar dan sebagainya (di sana,red). Sehingga perlu penanganan khusus, serius," tuturnya.

Diakui Arief, walaupun secara umum anggaran di Dinsos tahun ini menurun.

"Iya dapat. Anggaran turun tapi ya sudahlah. Sesuai amanat Undang-undang dan kewenangan juga bahwa Dinsos Provinsi memang penanganan dalam panti," jelasnya. 

Pasien RSJ Dilimpah ke Panti Rebab, Dinsosdukcapil Jambi Tambah Fasislitas Rehabilitasi Eks Psikotik (Zulkifli/Tribunjambi.com)

 

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved