Berita Nasional

Ekonom Faisal Basri Sebut Menteri Jonan Tak Becus Bekerja, Bilang Sang Wakil Jadi Pembisik Jokowi

Ekonom Faisal Basri Sebut Menteri Jonan Tak Becus Bekerja, Bilang Sang Wakil Jadi Pembisik Jokowi

Ekonom Faisal Basri Sebut Menteri Jonan Tak Becus Bekerja, Bilang Sang Wakil Jadi Pembisik Jokowi
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Pakar Ekonomi Universitas Indonesia Faisal Basri, yang juga mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas. 

Ekonom Faisal Basri Sebut Menteri Jonan Tak Becus Bekerja, Bilang Sang Wakil Jadi Pembisik Jokowi

TRIBUNJAMBI.COM - Pernyataan mengejutkan datang dari seorang Ekonom dan politikus Faisal Batubara atau Faisal Basri yang menyebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan tidak becus dalam bekerja.

Bahkan Faisal Basri menyebut wakil Ignasius Jonan, Arcandra Tahar, sebagai orang yang membisiki Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga membuat kebijakan yang tidak benar.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut diungkapkan Faisal Basri dalam tayangan 'SAPA INDONESIA MALAM' unggahan kanal YouTube KOMPASTV, Minggu (6/10/2019).

Baca: Ignasius Jonan dan 3 Menteri Dapat Teguran Jokowi saat Rapat Kabinet Paripurna, Dapat Peringatan

Baca: Presiden Joko Widodo Tegur Sejumlah Menteri Siti Nurbaya, Sofyan Djalil, Jonan, serta Rini Soemarno

Baca: MENGEJUTKAN Presiden Jokowi Tegur Menteri Jonan dan Rini: Hati-hati di Migas Pak Menteri ESDM

Baca: KPK Periksa Menteri Jonan Selama 6 Jam, Terkait Kasus Suap Proyek PLTU Riau

Ekonom dan politikus Faisal Batubara atau Faisal Basri dalam 'SAPA INDONESIA MALAM' KOMPASTV, Minggu (6/10/2019), Ia menyebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan wakilnya Arcandra Tahar tidak becus dalam bekerja.
Ekonom dan politikus Faisal Batubara atau Faisal Basri dalam 'SAPA INDONESIA MALAM' KOMPASTV, Minggu (6/10/2019), Ia menyebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan wakilnya Arcandra Tahar tidak becus dalam bekerja. (YouTube KOMPASTV)

 

Baca: Detik-detik Anak Srimulat Dea Anggita Salting Ketemu Al Ghazali saat Ikuti Audisi Indonesia Idol

Baca: 2 Foto Beruntun Tamara Bleszynski Posisi Dada Terbuka, Hanya Separuh Bagian Tertutup Warna Hitam

Baca: Gelar Syukuran, 40 Personel Kodim 0420/Sarko Naik Pangkat, Berikut Nama-nama Personelnya

Baca: Ingin Liburan ke Hongkong, Cukup Terbang dengan Rp 1 Juta? Ini Penawaran Tiket Murah Liburan ke LN

Awalnya, pembawa acara Sofie Syarief membacakan tiga kriteria utama yang diajukan Jokowi untuk calon menterinya kelak.

Di antaranya adalah mampu mengeksekusi program, berani mengambil keputusan, dan memiliki integritas.

Dari kriteria tersebut, Faisal Basri menganggap yang paling tidak cocok dan harus segera mundur adalah Ignasius Jonan yang ia lihat dari segi prestasinya.

"Jadi kalau Bung Faisal Basri melihatnya dari seluruh tim perekonomian ini siapa yang sudah memenuhi kriteria ini? Siapa yang tidak dan harus pamitan?" tanya Sofie Syarief.

"Kalau kita lihat dari prestasi, paling parah Menteri ESDM," jawab Faisal Basri.

Baca: Daftar Harga Ban Motor Oktober 2019 - FDR, Dunlop, IRC, Swallow

"Karena semakin lama semakin memburuk, iklim investasi semakin enggak karu-karuan, KKN-nya semakin merajarela," terangnya.

Tak hanya itu, proses tender proyek pemerintah semakin tidak terbuka dan semakin tidak jelas.

Bagi Faisal Basri, dengan kinerja Ignasius Jonan yang demikian, maka ia harus segera mengakhiri jabatan menterinya.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved