Deflasi karena Cabai dan Bawang, Angkutan Udara Penyumbang Kedua di Kota Jambi

Pada bulan September 2019 Kota Jambi mengalami deflasi sebesar 0,24 persen dan Kota Muara Bungo deflasi sebesar 0,44 persen.

Deflasi karena Cabai dan Bawang, Angkutan Udara Penyumbang Kedua di Kota Jambi
Tribunjambi/Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pada bulan September 2019 Kota Jambi mengalami deflasi sebesar 0,24 persen dan Kota Muara Bungo deflasi sebesar 0,44 persen. Sedangkan laju inflasi tahun kalender September 2019 Kota Jambi di angka 0,94 persen dan Kota Muara Bungo 3,11 persen.

Dadang Hardiwan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mengatakan, deflasi di Kota Jambi terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada tiga kelompok pengeluaran di antaranya kelompok bahan makanan yang menyumbang sebesar 0,74 persen.

Sama halnya di Kota Muara Bungo, deflasi di Kota Muara Bungo terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada satu kelompok pengeluaran yaitu kelompok bahan makanan sebesar 2,20 persen.

"Andil terbesar pembentukan deflasi Kota Jambi sebesar 0,24 persen, dari kelompok bahan makanan sebesar -0,1750 persen, diikuti, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar -0,0053 persen, serta kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar -0,1257 persen, sedangkan di Kota Muara Bungo sebesar 0,44 persen, andil terbesar adalah dari kelompok bahan makanan sebesar -0,5759 persen," jelas Dadang.

Jika dilihat dari komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya deflasi Kota Jambi di bulan September 2019 antara lain cabai merah, angkutan udara, bawang merah, cabai rawit, tomat buah, telur ayam ras, daging sapi, pepaya, apel, dan cabai hijau. Sementara itu, komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya deflasi Kota Muara Bungo cabai merah, cabai rawit, bawang merah, jengkol, semangka, bawang putih, kacang panjang, bayam, ayam hidup, dan tomat buah.

Dia menjelaskan, kelompok bahan makanan pada Bulan September 2019 mengalami deflasi sebesar 0,74 persen atau terjadi penurunan indeks harga dari 131,78 pada Agustus, menjadi 130,81 pada September 2019.

Penulis: fitri
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved