Motor Kesayangan Dijual Pacar, Pria di Jambi Mengaku Sudah Tak Cinta Lagi

"Kamu masih cinta dengan dia?" tanya Annisa selaku anggota majelis hakim Pengadilan Negeri Jambi pada salah satu pengunjung ruang pengadilan.

Motor Kesayangan Dijual Pacar, Pria di Jambi Mengaku Sudah Tak Cinta Lagi
Tribunjambi/Jaka HB
Nopi diadili di Pengadilan Negeri Jambi akibat membawa kabur motor pacaranya. 

Motor Kesayangan Dijual Pacar, Pria di Jambi Mengaku Sudah Tak Cinta Lagi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - "Kamu masih cinta dengan dia?" tanya Annisa selaku anggota majelis hakim Pengadilan Negeri Jambi pada salah satu pengunjung ruang pengadilan, pada Kamis (3/10).

"Tidak lagi yang mulia," kata lelaki yang duduk di bangku pengunjung.

"Tapi sudah damai? Ikhlash kamu motor kamu hilang?" tanya Annisa pada lelaki yang motornya jadi korban curian.

Lelaki tersebut diam saja.

"Jadi bebaskan saja terdakwa ini?"

Lelaki yang menggunakan jaket hitam itu masih diam saja. Namanya Nopriansyah, korban yang motornya dicuri oleh Nopi.

Baca: APBD Kota Jambi Tahun 2020 Diperkirakan Mencapai Rp 1,76 Triliun, Berikut Rinciannya

Baca: MENGEJUTKAN Valentino Rossi Copot Kepala Kru Monster Energy Yamaha & Ungkap Nama Penggantinya

Baca: Seorang Ibu Kandung di Aceh Utara Jebloskan Anak ke Penjara Gara-gara Dosa Ini!

Kamis tanggal 17 Mei 2019 malam sekira pukul 20.00 WIB Nopi menghubungi Nopriansyah untuk bertemu di depan perumahan Candina Asri. Lantas Nopi menunggu hingga Nopriansyah datang menggunakan motor Scoopy hitam.

Selanjutnya Nopi mengajak Nopriansyah menemui temannya bernama Tari yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kini. Setelah bertemu Tari, Nopi mengajak Tari dan Nopriansyah ke rumah Sugito aias Pak De.

Sesampainya di rumah Pak De, Nopi meminjam motor Nopriansyah. Alasannya mau antar Tari pulang ke daerah Beringin. Karena Nopriansyah merasa sudah cukup kenal Nopi lama, maka dia percaya saja. Dia menyerahkan kunci motor pada Nopi.

Entah mengapa timbul niat aneh dari Nopi, dia berkendara sampai Muara Bulian dan menemui temannya bernama Muhammad Ridwan. Bersama Ridwan, Nopi menjual motor Nopriansyah pada seorang tak dikenal di depan rumah makan soto Jakarta di daerah Tenam, Kecamatan Muara Bulian.

Motor Nopriansyah dijual seharga Rp 2.000.000. Uang hasil penjualan motor habis digunakan terdakwa untuk keperluan sehari-hari.

Nopriansyah mengalami kerugian Rp 11 juta. Sedangkan Nopi dijerat pasal 372 KUHP.(Jaka HB)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved