Berita Batanghari

Ternyata 40 Desa di Kabupaten Batanghari, Saat Ini Dijabat PNS dari Kecamatan

Ternyata 40 Desa di Kabupaten Batanghari, Saat Ini Dijabat PNS dari Kecamatan

Ternyata 40 Desa di Kabupaten Batanghari, Saat Ini Dijabat PNS dari Kecamatan
tribunjambi/abdullah usman
Pemilihan Kades di Batanghari secara evoting. Ternyata 40 Desa di Kabupaten Batanghari, Saat Ini Dijabat PNS dari Kecamatan 

Ternyata 40 Desa di Kabupaten Batanghari, Saat Ini Dijabat PNS dari Kecamatan

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Puluhan desa yang tersebar di Kabupaten Batanghari akan melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) pada tahun 2020 mendatang.

Tercacat ada 62 desa di Kabupaten Batanghari yang mana masa jabatan kadesnya telah habis.

Plt Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Batanghari, Yongkie Takdirman saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan tanggal berlangsungnya pilkades serentak tersebut.

Baca: Bawaslu Batanghari Belum Teken NPHD, Ini Kendalanya

Baca: ASN Ikut Berebut Kursi, Panitia Pilkades Desa Sungai Sayang Lakukan Seleksi Tambahan

Baca: VIDEO: Viral Detik-detik Supra X Anggota TNI Tersungkur dan KTM Duke 200 Juga Terjatuh, Penyebabnya

"Tanggal dan bulannya masih dipersiapkan. Mengingat tahun depan juga bertepatan dengan pilkada. Jadi harus dibahas dengan stake holder terkait termasuk bupati apakah pilkades akan dilakukan sebelum atau sesudah pilkada. Lalu membahas terkait anggaran, teknis dan lainnya," kata Takdirman, Kamis (3/10).

Dari 62 desa 40 desa di antaranya saat ini diisi oleh penjabat (Pj) kades. Dimana, penjabat kades ini diisi oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berada di ruang lingkup Pemda Batanghari.

Puluhan desa yang dijabat oleh penjabat kades ini yaitu dari Kecamatan Muarabulian ada 8 desa yang dijabat oleh penjabat kades. Lalu Muara Tembesi ada 9 desa. Di Kecamatan Maro Sebo Ulu ada 3 desa. Mersam ada 4 desa. Bathin XXIV ada 7 desa. Lalu, Kecamatan Pemayung ada 7 desa dan Kecamatan Bajubang ada 2 desa.

"Para penjabat kades ini diisi dari PNS yang berada di kecamatan. Tidak boleh dijabat oleh PNS dari tenaga kesehatan dan guru," katanya.

Takdirman menambahkan, selain penjabat kades, ada tiga desa yang saat ini dijabat oleh oleh kades pergantian antar waktu (PAW).

"Kades PAW ini ada di Desa Bungku Kecamatan Bajubang, Desa Jebak Kecamatan Bathin XXIV dan Desa Bajubang Laut Kecamatan Muara Bulian," ujarnya.

Meski demikian PNS yang menjabat sebagai penjabat kades mendapatkan gaji dobel yakni gaji sebagai PNS di tempatnya bertugas dan gaji sebagai kades.

Baca: LIBURAN Mewah Ala Maia Estianty dan Irwan Mussry di Afrika Selatan, Villanya Dikelilingi Hewan Buas!

Baca: Baru Beberapa Jurus, Master Karate Jepang Terjengkang Saat Bertarung 2 Pengajar Bela Diri Kopassus

Baca: Barbie Kumalasari Jadi Simpanan Om-om? Uya Kuya Kaget Lihat Saldo Rp 3 Miliar, Ini Kata Istri Galih

"Penjabat kades itu sesuai aturan UU PP nomot 43 dengan perubahan PP nomor 47 mempunyai hak dan kewajiban dengan kades baik gaji pokok dan tunjangan," katanya.

Berbeda pula jika PNS ingin mengikuti pilkades dan nantinya terpilih sebagai kades.

"PNS bisa mengikuti pilkades selama mendapat izin dari atasan instansinya. Nantinya PNS tersebut tetap mendapat gaji dan tunjangan dari instansinya namun sebagai kades, ia hanya menerima tunjangannya saja," jelasnya.

Ternyata 40 Desa di Kabupaten Batanghari, Saat Ini Dijabat PNS dari Kecamatan (Rian Aidilfi/Tribunjambi.com)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved