Mengenal Pagophagia (Kebiasaan Mengunyah Es Baru), Penyebab & Akibatnya Bagi Kesehatan

Kebiasaan mengunyah es batu disebut sebagai pagophagia, kondisi ini tak hanya terjadi pada anak-anak, tapi juga orang dewasa.

Shutterstock
Es batu 

Nah, kondisi pagophagia sendiri terjadi karena orang itu mengalami kekurangan zat besi atau anemia defisiensi besi.

Apa hubungannya makan es batu dengan kekurangan zat besi?

Menurut penelitian, kekurangan zat besi bisa memunculkan rasa nyeri pada lidah, kesulitan menelan, menurunnya kemampuan mengecap, dan mulut kering.

Gejala-gejala itu bisa diringankan dengan mengunyah es batu sehingga rasa tidak nyaman pun berkurang.

Selain itu, kekurangan zat besi juga bisa membuat penderita kelelahan hingga memengaruhi kinerja otak.

Sedangkan mengunyah es batu bisa meningkatkan pasokan oksigen ke otak sehingga kecepatan berpikir juga akan meningkat.

Baca: Download Lagu MP3 Nella Kharisma Full Album Spesial Cendol Dawet, Video Dangdut Koplo Terbaik 2019

Baca: Bujuk Abash Buka Baju, Ada Kejanggalan di Dada Pacar Lucinta Luna, Netizen: Kelihatan Tonjolannya!

Bahaya Kebiasaan Mengunyah Es Batu

Yap, meski mengunyah es batu terlihat sederhana, ternyata kebiasaan ini bisa berbahaya, lo.

Kebiasaan ini bisa merusak gigi dan gusi.

Lapisan atau enamel gigi akan terkikis sehingga gigi kita jadi lebih sensitif dan sering merasa ngilu.

Halaman
123
Editor: suci
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved