Benarkah Daging Merah & Sosis Jadi Penyebab Sakit Kanker & Jantung? Ini Hasil Penelitian Terbaru

"Kami tak mengatakan tidak ada risiko. Kami mengatakan hanya ada bukti dengan kepastian rendah tentang pengurangan kanker yang sangat kecil

Benarkah Daging Merah & Sosis Jadi Penyebab Sakit Kanker & Jantung? Ini Hasil Penelitian Terbaru
Instagram @tukangsayurgan
Ilustrasi merah 

Benarkah Daging Merah & Sosis Jadi Penyebab Sakit Kanker & Jantung? Ini Hasil Penelitian Terbaru

TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah studi akademis yang kontroversial kembali mengundang perdebatan tentang apakah daging merah dan daging olahan bisa menyebabkan kanker dan penyakit jantung atau tidak.

Para peneliti sendiri merekomendasikan masyarakat untuk tetap makan daging dalam jumlah yang sama.

Dipimpin oleh Universitas Dalhousie dan Universitas McMaster di Kanada dan diterbitkan dalam jurnal Annals of Internal Medicine, temuan itu membuat para profesional kesehatan di seluruh dunia marah.

Ilustrasi daging merah
Ilustrasi daging merah (Instagram @phynopita)

Mereka memeringatkan bahwa laporan itu bisa menimbulkan risiko bagi kesehatan masyarakat.

Temuan paling kontroversial - bahwa risiko makan daging merah ternyata minimal, dan bahwa bukti untuk membuktikan risiko itu nyata terlalu lemah -bertentangan dengan saran badan kesehatan di seluruh dunia, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca: Terungkap Kisah Gus Lora Fadil Sukses Poligami, Bisa Sampai Sekamar dengan 3 Istri!

Baca: Mayangsari Terpaksa Gigit Jari! Harta Tujuh Turunan Bambang Trihatmodjo Jatuh ke Anak-anak Halimah

Baca: Sudah Tetapkan Tersangka, Polisi Tidak Temukan Nomor Petugas di WAG Demo Pelajar

"Kami tak mengatakan tidak ada risiko. Kami mengatakan hanya ada bukti dengan kepastian rendah tentang pengurangan kanker yang sangat kecil dan konsekuensi kesehatan merugikan lainnya dari pengurangan konsumsi daging merah," kata salah satu peneliti, Associate Professor Bradley Johnston.

"Pilihan yang tepat untuk sebagian besar orang, tetapi tak semuanya, adalah melanjutkan konsumsi daging mereka."

Badan Internasional untuk Penelitian Kanker dari WHO (IARC) menjadi berita utama global pada tahun 2015 ketika menemukan bahwa daging olahan adalah "karsinogen bagi manusia" dan bahwa mengkonsumsi daging merah "bisa jadi bersifat karsinogenik".

Temuan ini disusun oleh 14 peneliti di tujuh negara selama tiga tahun. Peneliti yang terlibat diperiksa untuk kemungkinan adanya konflik kepentingan, dan studi itu tak memiliki pendanaan eksternal.

Ilustrasi daging
Ilustrasi daging (Tribunnews.com)
Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved