Goes to School IAAI, Kenalkan Arkeologi ke Siswa SMAN 1 Muarojambi

Perkumpulan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) Komda Sumatera bagian Selatan melakukan kegiatan Goes to School ke SMA N 1 Muarojambi,

Goes to School IAAI, Kenalkan Arkeologi ke Siswa SMAN 1 Muarojambi
Tribunjambi/Samsul Bahri
Dra. Retno Purwanti dari Balai Arkeologi Sumatera Selatan mengenalkan arkeologi kepada siswa SMAN 1 Muarojambi, Selasa (1/10). Diharapkan mereka dapat memberikan informasi prospek-prospek ke depannya. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUAROJAMBI - Perkumpulan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) Komda Sumatera bagian Selatan melakukan kegiatan Goes to School ke SMA N 1 Muarojambi, Selasa (1/10). Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar generasi muda lebih mengenal dan memahami arkeologi.

Kegiatan ini diikuti siswa-siswa yang ada di SMA N 1 Muarojambi. Adapun dalam kesempatan ini, pihaknya menghadirkan tiga orang pembicara dari bidang pendidikan, arkeologi, dan BPCB.

Tiga pembicara yang dihadirkan yaitu Ketua Prodi Arkeologi Unja, Asyhadi Mufsi Sadzali, Pihak Balai Arkeologi Sumatera Selatan Dra. Retno Purwanti, pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya Kristanto Januardi. Disampaikan Ketua Umum IAAI, Agus Sudaryadi bahwa kegiatan ini dilakukan untuk lebih memperkenalkan pengetahuan mengenai arkeolog.

"Di Jambi masih banyak yang belum memahami tentang arkeologi, cagar budaya, dan pelestarian. Melalui kegiatan ini kita menyebarluaskan informasi. Apa yang dimaksud dengan arkeologi, prospek cagar budaya dan peninggalan arkeologi," sebutnya.

Pembicara yang dihadirkan tersebut dikatakan Agus memiliki keterkaitan satu sama lain. Mulai dari pengetahuan pendidikan dunia arkeolog hingga pelestarian dari arkeologi disampaikan kepada siswa yang hadir.

Inisiatif kegiatan IAAI Goes to School ini masuk dalam program kerja IAAI. Ini merupakan salah satu program dari program lain yang telah berjalan, dan pengenalan mengenai arkeolog ke siswa sekolah ini dirasa perlu, mengingat mereka adalah generasi penerus bangsa.

"Waktu saya ke candi ada dua orang siswa mengumpulkan data tentang arkoelogi untuk mengikuti lomba karya tulis, kami dapatkan infonya dua orang itu masuk 10 besar," katanya.

"Dari situ saya melihat ternyata masih bnyak yang belum mengetahui tentang Candi Muara Jambi dalam hal ini tentang arkeologi, peninggalan arkeologi itu, makanya kita adakan kegiatan ini," terangnya.

Ia berharap kegiatan Goes to School ini bisa memberikan dampak positif terhadap siswa-siswa tentang arkeologi. Besar harapan lain, siswa memiliki minat yang lebih dalam mendalami ilmu arkeologi.

"Nanti jika memang mereka minat, mereka bisa mendalami ilmu arkeologi, karena mereka juga kita beri informasi prospek-prospek ke depan dengan mendalami ilmu arkeologi ini," ungkapnya.

Berbagai program lainnya seperti dialog ngopi bareng membahas arkeologi dilakukan oleh perkumpulan IAAI ini guna memberikan pengetahuan mengenai Arkeologi. Pihaknya juga nanti pada tanggal 25 Oktober akan mengadakan kegiatan pameran arkeolog di Jamtos.

"Insyaallah BPCB ada kegiatan pameran di Jamtos sekitar tanggal 25 Oktober. Nantinya anak arkeologi Unja dilibatkan jadi pemandu. Jadi ilmu yang mereka dapat nanti di informasikan ke pengunjung," pungkasnya.(samsul bahri)

Penulis: samsul
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved