Bentrokan Pekerja Asing vs Pekerja Lokal di PLTU Sumsel 8, Dilarikan ke Rumah Sakit, Kondisinya
Awalnya saat pekerja lokal diminta untuk mengambilkan barang oleh pekerja asing. Namun setelah diambilkan, ternyata salah. Berulang-ulang diambilkan,
"Akhirnya beberapa rekan dari TKA tersebut mendekat dan berencana mau melerai, dikira mau keroyokan, eh terjadilah keributan. Dan TKA tersebut dipukul yang mengakibatkan TKA harus dibawa ke RSBA Tanjung Enim karena mengalami luka ringan," katanya.
Lokasi PLTU Sumsel 8
Mengetahui peristiwa tersebut lanjutnya, pihak manajemen langsung melakukan mediasi antara kedua belah pihak.
"Dan setelah kita mediasi ternyata ada misscommunication soal bahasa, tapi sekarang semua sudah kembali normal, yang adanya isu bahwa TKA memerintahkan tenaga kerja lokal menggunakan kaki, itu tidak benar," ujarnya.
"Saya juga tidak tahu kenapa tiba-tiba ada isu seperti itu, kita ada video rekamannya," kata Giana.
Dijelaskannya, sejauh ini di proyek tersebut memang memiliki beberapa orang translator namun diakuinya bahwa hal itu masih minim.
"Setiap divisi itu memang sudah ada translatornya, tapi memang masih minim, dan dengan adanya kejadian ini kedepan kemungkinan kita akan menambah translator, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali," katanya.
"Selain itu mungkin pihaknya juga akan mengadakan sharing knowledge baik untuk TKA untuk belajar mengenai bahasa dan budaya indonesia maupun sebaliknya, sehingga baik TKA maupun Pekerja lokal dapat saling menghormati dan saling memahami," katanya.
Selain itu lanjutnya pihaknya juga akan melakukan perlakuan yang sama baik terhadap TKA maupun tenaga kerja lokal.
"Kemarin sempat ada tuntutan dari pekerja lokal untuk minta disamakan perlengkapan kerja, dan itu sudah disetujui managemen agar tidak terjadi kecemburuan antara pekerja lokal dengan TKA," katanya.
Ditambahkan, GA Manager China Huadian Hongkong Co Ltd (CHDHK), Liu Zheng mengatakan saat ini, proyek PLTU Sumsel 8 tersebut sudah memasuki tahapan kontruksi.
"Untuk TKA kita saat ini ada sekitar 400 orang sementara untuk tenaga kerja lokal ada sekitar 700 orang, dan semua sudah kita laporkan ke Imigrasi," katanya.
Ia juga berharap agar pengerjaan proyek PLTU Sumsel 8 ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
Lakukan Gairah Cinta di Kontrakan, Bidan Cantik Ini Kepergok Suami Sendiri Saat Main dengan Dokter
Polisi Buntuti Ibu Bidan hingga Masuk Kamar Kontrakan, Kaget Lihat Posisi Istrinya dan Pak Dokter
"Untuk itu kita meminta dukungan semua pihak baik dari masyarakat sekitar perusahaan, pekerja, pemerintah dan semua pihak terkait agar proyek ini dapat diselesaikan sesuai target," ungkapnya.
Menurut informasi di lapangan, pada hari Jumat lalu (27/9/2019) sekitar pukul 09.00 pagi WIB di lokasi proyek pembangunan PLTU Bangko Tengah 2x600 MW Mulut Tambang atau yang juga di kenal proyek PLTU Sumsel 8 milik PT Huandian Bukit Asam Power (PT HBAP) yang terletak di Desa Tanjung Lalang Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim telah terjadi aksi demonstrasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/google-map-pltu-sumsel-8.jpg)