Berita Kriminal Jambi

Dugaan Korupsi APBDes Kasang Lopak Alai, Jaksa Penuntut Umum Hadirkan Saksi-Saksi

Dugaan Korupsi APBDes Kasang Lopak Alai, Jaksa Penuntut Umum Hadirkan Saksi-Saksi

Dugaan Korupsi APBDes Kasang Lopak Alai, Jaksa Penuntut Umum Hadirkan Saksi-Saksi
Tribunjambi/Samsul Bahri
Dugaan Korupsi APBDes Kasang Lopak Alai, Jaksa Penuntut Umum Hadirkan Saksi-Saksi 

Dugaan Korupsi APBDes Kasang Lopak Alai, Jaksa Penuntut Umum Hadirkan Saksi-Saksi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kepala Desa Kasang Lopak Alai, periode 2013-2019 Marzuki, kembali dihadapkan ke persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi.

Dia akan mengikuti sidang kedua, mendengarkan keterangan saksi-saksi yang akan dihadirkan jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Sengeti.

"Ini sidang kedua, kita (JPU) akan menghadirkan saksi-saksi. Rabu esok. Sebelumnya, JPU sudah membacakan surat dakwaan,” kata Rudi Firmansyah, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sengeti, Senin (30/9/2019).

Baca: Dugaan Korupsi Dana APBDes, Segini Kerugian Negara yang Dilakukan Kades Lopak Alai

Baca: Ngaku Jadi Kurir Narkotika, Rio Didakwa Bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jambi

Baca: Pakai Jerigen, Warga Antre Dapatkan Air Bersih di Kota Jambi, Bantuan dari Pemkot Jambi

Baca: Road Show AJI Kota Jambi, Ngobrolin Fesmed 2019 di Tribun Jambi

Selain itu, saat menjabat kepala desa, terdakwa mengelola sendiri kegiatan pembangunan desa yang menggunakan dana APBDes Desa Kasang Lopak Alai TA 2016-2017 yang tidak sesuai dengan mekanisme pengelolaan keuangan desa, tidak sesuai spesifikasi kegiatan.

Serta memerintahkan Sekretaris Desa, Bendahara dan Pejabat Teknis Pengelola Kegiatan Desa untuk membuat pertanggungjawaban dana APBDes.

Pertanggungjawaban dana desa ini, tidak didukung dengan bukti yang sah dan lengkap.

Perbuatan terdakwa itu, memperkaya diri sendiri, atau orang lain atau suatu korporasi, sehingga merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Berdasarkan Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara oleh BPKP Provinsi Jambi Nomor: SR-158/PW05/5/2019 tanggal 17 Juli 2019, jumlah kerugian keuangan Negara atas perkara tindak pidana korupsi penyimpangan penggunaan dana APBDes Desa Kasang Lopak Alai Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi Tahun Anggaran 2016 dan 2017 sebesar Rp 516 juta lebih.

Dalam dakwaan JPU, terdakwa Marzuki diduga melakukan penyimpangan dalam kegiatan pengelolaan dana APBDes Kasang Lopak Alai TA.2016 dan TA 2017 yang mengakibatkan kerugian keuangan negara/daerah sebesar Rp 516 juta lebih. Akibat perbuatannya tersangka diduga melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo.Pasal 18 atau Pasal 3 jo. Pasal 18 UU No.20/2001 jo. UU No.31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Berdasarkan surat Keputusan Bupati Muarojambi Nomor : 305/Kep.Bup/BPM-PD/2013 tanggal 08 Mei 2013 tentang Pemberhentian Kepala Desa Kasang Lopak Alai dan Pengesahan Pengangkatan Kepala Desa Kasang Lopak Alai Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi, pada 2 Juni 2016 sampai 10 Januari 2018, terdakwa mengelola sendiri dana APBDes Desa Kasang Lopak Alai.

Terdakwa melakukan penarikan dana APBDes Tahun Anggaran 2017 tanpa didasari oleh Surat Permintaan Pembayaran yang diterbitkan dari aplikasi Siskuedes.

Dugaan Korupsi APBDes Kasang Lopak Alai, Jaksa Penuntut Umum Hadirkan Saksi-Saksi (Jaka HB/Tribunjambi.com)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved