Pelaku Teroris Indramayu Ngaku Kenal Perempuan dari Facebook hingga Diajak Ngebom Kantor Polisi

TIM Densus 88 Antiteror Mabes Polri meringkus satu terduga teroris asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (28/9/2109) sekitar pukul 11.00 WIB.

Pelaku Teroris Indramayu Ngaku Kenal Perempuan dari Facebook hingga Diajak Ngebom Kantor Polisi
PERSDA NETWORK/BIAN HARNANSA
Ilustrasi Densus 88 

"Kalau gerak-gerik yang mencurigakan tidak ada," jelasnya.

Sebelumnya Wartakotalive memberitakan, Tim Densus 88 Anti-teror mengamankan seorang terduga teroris di Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (23/9/2019) pagi.

Densus 88 juga meringkus 8 terduga teroris lainnya di Bekasi, Jawa Barat.

Semua terduga teroris yang diamankan ini satu kelompok.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, Senin (23/9/2019).

Kelompok yang diamankan ini, kata Argo Yuwono, adalah kelompok Abu Zee.

Baca: SETELAH Tembak 2 Pengojek, KKB Papua Kembali Tebar Teror: KKB Tembak Mati Seorang Pedagang

Mereka yang diamankan adalah:

- Abu Zee Ghurobah (28), dari Jalan Raya Sumber Jaya, Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat, Senin (23/9/2019) pukul 05.45.

- Haydar (21) dari rumah kontrakannya di Jalan Desa Tridaya Sakti 48, Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat, Senin pukul 06.05.

- Asep Roni (23), yang diamankan dari Perum Alamanda Regency, Blok N, Jalan Nirwana II, Kelurahan Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Bekasi, Jawa Barat, Senin pukul 07.05.

- Sutiah, istri Asep Roni.

- Bersama Haidar turut diamankan Igun Gunawan (19).

- Sandi Purnama (18), yang diamankan dari Jalan KH Mas'ud, Tridaya Sakti, Tambun Selatan, Bekasi, pukul 05.35.

- Awal Sapto Hadi (26), yang diamankan dari Jalan Aren Jaya 2, Nomor 53 RT 07/002 Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kabupaten Bekasi.

- Surya Juniawan dari Jalan Desa, Tridaya Sakti 48, Tridaya Sakti, Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.

- Mohamad Arsad (20) alias Mury yang dibekuk dari kediamannya di Jalan Belibis, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

"Tim masih mendalami para terduga teroris yang diamankan dan memburu jika ada pelaku lain bagian kelompok ini," jelas Argo Yuwono.

Sebelumnya, aparat Densus 88 Anti-teror Mabes Polri membekuk seorang terduga teroris dari kediamannya di Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (23/9/2019) pagi.

Inisial terduga teroris itu adalah MA (20) alias Mury.

Dari rumahnya disita sejumlah barang bukti mulai senjata api, hingga bahan peledak jenis Triacetone Triperoxide (TATP).

Baca: Seorang Siswi SMP Diperkosa Guru Usai Ditraktir Bakso, Aksi Bejat Dimulai Saat Ulang Tahun Korban

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi menjelaskan, MA diduga disiapkan menjadi 'pengantin' dalam rencana pengeboman yang dilakukan kelompoknya.

Dugaan itu, kata dia, setelah ditemukan surat wasiat dari MA yang menyebutkan ia akan melakukan pengeboman.

"Dari surat yang ditemukan, dia pamitan mau melakukan pengeboman."

"Tapi di mana pengeboman dilakukan tidak dijelaskan. Masih kita cek."

"Jadi memang di surat sudah ada ya, di mana ia menyebutkan akan melakukan pengeboman," ungkap Argo Yuwono, Senin (23/9/2019).

Karena itu, kata Argo Yuwono, terduga diamankan Tim Densus 88, Senin pagi.

"Jadi intinya daripada pelaku diduga teroris yang diamankan ini memang ada rencana untuk melakukan pengeboman."

"Tetapi informasi jelas mau mengebom di daerah mana, sedang didalami," beber Argo Yuwono.

Barang bukti bahan peledak yang diamankan kata Argo Yuwono, rencananya akan didisposal di sana.

"Tapi melihat faktor keamanan dan situasinya," ucap dia.

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) Anti-teror Mabes Polri menggerebek rumah terduga teroris di Jalan Belibis V, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (23/9/2019) pagi.

Pantauan Wartakotalive, rumah di Jalan Belibis V RT 13 RW 04 Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, tepatnya di depan rusun baru, sudah banyak aparat kepolisian berjaga-jaga.

Tampak rumah tingkat cat berwarna putih sudah dikepung banyak anggota Densus 88 sejak pagi hingga berita ini ditulis.

Pengamanan terlihat masih ketat. Warga juga sudah disterilisasi oleh kepolisian.

Banyak barang juga dikeluarkan dari rumah terduga teroris tersebut.

Informasi tersebut juga dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

"Ya, betul (ada penangkapan teroris di Cilincing)," kata Argo Yuwono di lokasi kejadian.

Kendati demikian, belum diketahui secara rinci terkait penangkapan terduga teroris tersebut, karena tim Densus 88 masih berada di tempat kejadian perkara (TKP).

Argo Yuwono hanya menyebut bahwa terdapat bahan peledak di TKP tersebut.

"Ada (ditemukan) bahan peledak," ucap Argo Yuwono. 

Baca: Seorang Siswi SMP Diperkosa Guru Usai Ditraktir Bakso, Aksi Bejat Dimulai Saat Ulang Tahun Korban

Baca: Tips Menggunakan Parfum agar Wanginya Bertahan Lama, Pertama Mandi Terlebih dahulu, Kemudian Ini

Pasutri Diciduk di Bekasi

TIM Densus 88 Mabes Polri menggerebek dan menangkap terduga teroris di sebuah rumah kontrakan, Senin (23/9/2019).

Tepatnya, di RT 02 RW 04, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

Pantauan Wartakotalive, terpasang garis polisi berwarna kuning di jalan menuju masuk kontrakan.

Warga juga berkerumun melihat proses penggerebekan dan penangkapan terduga teroris itu.

Terlihat aparat kepolisian bersenjata lengkap berada di lokasi tersebut. Ada juga Tim Gegana Polri.

Proses penggerebekan dan penangkapan baru selesai sekitar pukul 11.50 WIB.

"Ada teroris, mas," ungkap Karmen, warga setempat, kepada awak media, Senin (23/9/2019).

"Tadi ada yang dibawa satu laki-laki dan satu perempuan tadi pagi jam 07.30," imbuhnya.

Ketika itu, ia seusai mengantarkan istrinya, tiba-tiba ia tidak bisa masuk ke kontrakannya karena ditutup garis polisi.

• Perempuan Berseragam ASN Tak Tahu Direkam Selingkuhannya, Terjadi Saat Jam Istirahat Mengaja

"Saya pas datang sudah ramai, sudah enggak boleh masuk," kata dia.

Ia melihat aparat kepolisian membawa sejumlah barang dan mengamankan kedua orang yang tinggal di rumah kontrakan itu.

"Lihat ada yang dibawa sama polisi itu, yang ditangkap suami istri," jelasnya.

Baca: Tragedi Asmara Hari Minggu, Banyak yang Flirting Orang Lain di Ramalan Zodiak 29 September 2019

Kapolres Metro Bekasi Kombes Candra Sukma Kumara membenarkan adanya penggerebekan dan penangkapan terduga teroris.

"Iya betul (penggerebekan dan penangkapan terduga teroris)."

"Tapi detailnya tanya Mabes Polri ya," ujar Candra saat dikonfirmasi, Senin (23/9/2019).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Tim Densus 88 melakukan sejumlah penggerebekan dan penangkapan di Bekasi.

Pertama di wilayah RT 02 RW 04, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

Kedua, di Desa Tridaya Sakti 48, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Ketiga, di Jalan Aren Jaya 2 RT 07 RW 02 Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. (Handhika Rahman

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved