Kisah Wanita "Sewakan" Rahimnya Ditarif Rp 260 Juta, Sudah Lakukan 16 Kali, Surrogate Mother Tertua
Sudah 16 kali melakukannya, wanita ini melahirkan 16 bayi yang bukanlah anaknya, melainkan benihnya berasal dari pasangan lain.
TRIBUNJAMBI.COM-Kisah perempuan ini patut dicermati, karena profesinya yang amat unik.
Ia telah menolong banyak perempuan yang tak bisa melahirkan karena masalah rahim, atau masalah kesehatan lainnya.
Dan sudah belasan wanita yang menggunakan jasanya, untuk mewujudkan impian mereka menjadi seorang ibu.
Dalam medis dikenal istilah apa yang dilakukan wanita ini, yaitu Surrogate Mother, alias ibu pengganti.
Sudah 16 kali melakukannya, wanita ini melahirkan 16 bayi yang bukanlah anaknya, melainkan benihnya berasal dari pasangan lain.
Praktek ini lumrah di Amerika Serikat dan negara Eropa, namun biasanya disertai dengan perjanjian berkekuatan hukum.
Wanita itu kini sudah berusia 52 tahun bernama Carole Horlock, dan kini sedang mempersiapkan diri, di usianya yang tak lagi muda, untuk mengandung bayi ke 16.
Dan karena kejadian ini membuat dirinya dicap sebagai ibu pengganti komersil tertua di dunia.
Carole, yang juga memiliki dua anak perempuan dewasa sendiri, telah melahirkan bayi untuk pasangan lain selama hampir 25 tahun.
Tetapi karena usianya dan jumlah bayi yang telah dilahirkannya, ia harus meminta izin khusus dari komite etik di Inggris untuk melahirkan lagi.
Berapa bayaran yang diterima Carole untuk jasanya mengandung dan melahirkan anak orang lain?
Ternyata ia mendapat ratusan, hingga Rp 260 juta sekali "menyewakan" rahim.
Rekam jejaknya adalah 13 kali
melahirkan bayi pasangan lain, termasuk sepasang anak kembar, kembar tiga, dan dua kali caesar.
Pada yang ke-16 kalinya, Carole berkata:
“Ini adalah pertama kalinya seorang ibu pengganti seusia saya dan dengan rekam jejak saya telah diizinkan untuk memiliki surrogacy komersial di Inggris tetapi saya tahu tubuh saya."
“Siklus saya masih sama seperti yang terjadi selama beberapa dekade (terakhir) dan saya selalu subur, jadi saya tahu saya akan hamil lagi."
“Ini adalah keadaan luar biasa."
"Banyak wanita tua
melahirkan bayi untuk kerabat."
"Satu-satunya perbedaan adalah bahwa saya adalah ibu pengganti komersial."
"Tanpa bantuan saya, tidak mungkin pasangan-pasangan ini memiliki bayi."
“Mengapa mereka tidak memiliki kesempatan untuk memiliki keluarga?"
“Mereka telah mencoba membangun sebuah keluarga selama bertahun-tahun, mereka telah menderita kesedihan dan sakit hati.
"Karena aku akan menggunakan telur dan sperma pasangan itu sendiri, sama sekali tidak ada alasan mengapa tidak akan berhasil."
Proses IVF (Pembuahan in vitro adalah proses pembuahan di mana sel telur dikombinasikan dengan sperma di luar tubuh, secara in vitro) akan dimulai bulan depan dan akan didanai secara pribadi oleh pasangan yang menginginkan keturunan.
Carole terakhir kali
melahirkan pada usia 47 tahun pada April 2013 lalu.
Dokter kemudian memperingatkannya bahwa inilah saatnya untuk beristirahat, karena dia sekarang akan mempertaruhkan nyawanya.
Ia berkata, ”Saya hampir saja pensiun sebagai ibu pengganti, tetapi membolak-balik surat-surat saya tersentak oleh satu cap. "Nenek yang suka hamil menjadi pengganti anak kembar di usia lima puluhan."
"Lalu ada seorang ibu pengganti berusia 62 tahun. Aku adalah seorang ayam yang berada di musim semi sebagai perbandingan."
"Segera, saya merasakan sakit yang intens."
"Saya sangat ingin menggendong anak lagi."
“Sebagai ibu pengganti, motivasi saya adalah membantu wanita yang tidak bisa mengandung bayi memiliki keluarga."
"Percayalah, uang dalam surrogacy komersial tidak sebanding dengan memar akibat suntikan hormon dan varises saja."
"Saya melakukan ini karena saya menyukainya."
"Sementara satu dokter memperingatkan saya untuk tidak melakukakn surrogacy lagi,"
"Yang lain mengatakan kepada saya bahwa saya memiliki rahim terbaik yang pernah dilihatnya."
"Ketika hari-hari berlalu, saya menjadi bersikeras bahwa saya akan memiliki satu bayi lagi."
"Dan masing-masing dari mereka telah datang, karena mereka tahu betapa pentingnya bagi saya."
Pertama Kali Usia 27 Tahun
Carole pertama kali menjadi Surrogate Mother saat usia 27 tahun, saat itu tahun 1995.
Ia bekerja di tempat binatu.
Pengalaman yang tak terduga dialaminya pada saat bayi ke sembilan.
Dia pernah memiliki anak perempuan kembar untuk pasangan pada bulan Februari 1997 - dan mereka terus memiliki hubungan dekat hingga hari ini.
Satu-satunya hal yang tidak berjalan sesuai rencana adalah ketika Carole melahirkan bayi kesembilan pada tahun 2004.
Dia mengatakan: “Pasangan itu memutuskan untuk melakukan tes DNA dan saya benar-benar hancur ketika mereka menemukan pasangan saya Paul adalah ayah dari anak itu."
"Kami selalu menggunakan kontrasepsi tetapi entah bagaimana gagal."
"Pasangan itu mengadopsi bayi itu. Mereka sudah mencintai, merawat, dan merawatnya."
Carole kemudian melahirkan kembar tiga pada tahun 2008 menggunakan embrio pasangan baru, diikuti oleh bayi ke-13 pada bulan April 2013.
Carole mengatakan: "Saya senang menikah dan mudah-mudahan hamil lagi, meskipun saya tentu saja bukan pengantin baru setelah melahirkan banyak bayi."
"Tapi aku adalah bukti kamu tidak pernah terlalu tua (untuk melahirkan)."
Nah bagaimana pendapatmu? Tertarik untuk menjadi surrogate mother?