FOTO: Heboh, Pembangunan Pondasi Pagar Tugu Pedang Nempel di Atas Aspal, Warganet Bereaksi

Pengerjaan rehab Tugu Pedang di Kabupaten Merangin menuai kritik. Pasalnya masyarakat menilai ada yang tidak beres

FOTO: Heboh, Pembangunan Pondasi Pagar Tugu Pedang Nempel di Atas Aspal, Warganet Bereaksi
tribunjambi/muzakkir
Pengerjaan rehab Tugu Pedang di Kabupaten Merangin menuai kritik. Pasalnya masyarakat menilai ada yang tidak beres dengan pembangunan tersebut. (September 2019). 

Heboh, Pembangunan Pondasi Pagar Tugu Pedang Nempel di Atas Aspal

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Pengerjaan rehab Tugu Pedang di Kabupaten Merangin menuai kritik. Pasalnya masyarakat menilai ada yang tidak beres dengan pembangunan tersebut.

Informasinya, pemerintah daerah berencana akan membangun pagar keliling tugu Pedang yang berlokasi tak jauh dari rumah dinas Bupati Merangin Al Haris itu terjadi kejanggalan, di mana pihak kontraktor membangun pondasi pagar tidak digali lagi, mereka langsung "ngecor" di atas permukaan tanah, bahkan langsung di badan jalan aspal.

Terungkapnya pengerjaan yang dinilai tidak masuk akal dan terkesan asal jadi ini setelah warganet mengunggah foto pembangunan tersebut di laman Facebook oleh akun Zikrilla Hakim.

Pengerjaan rehab Tugu Pedang di Kabupaten Merangin menuai kritik. Pasalnya masyarakat menilai ada yang tidak beres dengan pembangunan tersebut. (September 2019).
Pengerjaan rehab Tugu Pedang di Kabupaten Merangin menuai kritik. Pasalnya masyarakat menilai ada yang tidak beres dengan pembangunan tersebut. (September 2019). (tribunjambi/muzakkir)

Zikrilla Hakim memposting foto-foto pembangunan itu dibeberapa group Facebook seperti Suara Rakyat Merangin, Kabar Merangin, Merangin Care. Bahkan dia juga memposting itu di dinding pribadinya.

Dalam postingan itu, Zikrilla Hakim menulis "Ini kiro2 siapo yang bodoh yo.. konsultannyo apo aku yang dibodoh bodohi atau pemborongnyo nian yang nak cari untung besak meraso kebal hukum yo... #NGECOR_DI_ATAS_ASPAL. GILOOOO..,".

Tulisan itu di-posting sekitar pukul 09:51 wib, Kamis (27/9) dengan dilampirkan beberapa foto kegiatan di lapangan.

Dalam foto yang tersebar, rencana pondasi memang belum dicor.

Namun papan mal yang sudah disiapkan sudah tersusun rapih. Bahkan terlihat jika itu tinggal dicor.

Tak lama diposting, puluhan netizen mulai mengomentari. Sepeti komentar akun Nur Rohmat yang menulis, "Itu harusnya digeser ke tanah dan digali dikasih cor pondasi biar tahan dan kuat..... kan bisa dilakukan cco nantinya dan ngak harus buat cor diatas aspal.....,"

Kemudian ada akun bernama Aan Niti DiNingrat yang menulis "Setidak di gali untuk tapakan kuku biar tahan dan tak bergeser,,,".

Postingan ini juga dikomentari oleh Rabu Iskandar yang menyebut "Kalau lah di post kayak ini pasti besok di robah," tulis Rabu Iskandar.

Pengerjaan rehab Tugu Pedang di Kabupaten Merangin menuai kritik. Pasalnya masyarakat menilai ada yang tidak beres dengan pembangunan tersebut. (September 2019).
Pengerjaan rehab Tugu Pedang di Kabupaten Merangin menuai kritik. Pasalnya masyarakat menilai ada yang tidak beres dengan pembangunan tersebut. (September 2019). (tribunjambi/muzakkir)

Warganet menilai jika kegiatan fisik yang dilakukan itu tak lain hanya mengambil untung semata. Kegiatan asal jadi dikhawatirkan bisa mengurangi kualitas ketahanan bangunan.

Melihat komentar dipostingan ini, sepertinya warga net sangat geram. Tidak satupun yang mendukung kegiatan itu dicor diatas badan jalan tanpa digali untuk pondasi terlebih dahulu. (*)

Penulis: muzakkir
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved