Lapas Perempuan Klas IIB Gelar FGD, Sosialisasikan RUU Pemasyarakatan

Lembaga Pemasyarakat Perempuan Kelas II B Jambi melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dalam pembahasan rancangan

Lapas Perempuan Klas IIB Gelar FGD, Sosialisasikan RUU Pemasyarakatan
Tribunjambi/Samsul Bahri
Lapas Perempuan Kelas II B Jambi, di Sengeti, Gelar FGD RUU Permasyarakatan 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Lembaga Pemasyarakat Perempuan Kelas II B Jambi melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dalam pembahasan rancangan undang-undang pemasyarakatan, Kamis (26/9). FGD ini dilaksanakan di Ruang Kantor LP Perempuan Kelas II B Jambi, Sengeti.

Kegiatan ini dilaksanakan sehubungan dengan perintah dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI. Kegiatan FGD ini diikuti mahasiswa, akademisi, dan kelembagaan terkait.

Dalam kesempatan ini, Kalapas Susana Tri Agustin menyebutkan kegiatan ini sebagai bentuk sosialisasi terhadap rancangan undang-undang pemasyarakatan.

"Bahwa undang-undang nomor 12 tahun 1995 tentang pemasyarakatan tidak sesuai lagi dengan perkembangan hukum masyarakat, dan belum mengatur secara utuh kebutuhan pelaksanaan tugas pemasyarakatan," ujarnya.

Lebih lanjut Ia menyebutkan bahwa rancangan peraturan perundang-undang ini telah dibahas pada 2003 lalu. Berbagai pembahasan dikatakan oleh Kalapas bahwa ada 13 muatan baru pada RUU Pemasyarakatan.

Misalnya dijelaskan terkait dengan petugas pemasyarakatan, dikatakan Kalapas bahwa muatan baru menyebutkan petugas pemasyarakatan selain memenuhi syarat yang ditentukan dalam penerimaan ASN, ada hal lain yang diatur.
"Petugas pemasyarakatan juga harus memenuhi kualifikasi, juga harus mengikuti pendidikan dan pelatihan. Jaman sekarang yang paling banyak itu kasus narkoba, kalo petugas kita tidak tahu apa dan jenis narkoba, bagaimana dia bisa mencegah narkoba," terangnya.(csa)

Penulis: samsul
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved