Berita Tanjab Barat

Hasil Pengukuran ISPU di Tanjung Jabung Barat Mengalami Penurunan, Sekolah Mulai Beraktivitas

Hasil Pengukuran ISPU di Tanjung Jabung Barat Mengalami Penurunan, Sekolah Mulai Beraktivitas

Hasil Pengukuran ISPU di Tanjung Jabung Barat Mengalami Penurunan, Sekolah Mulai Beraktivitas
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Kabut Asap dan Udara Tidak Sehat, beberapa waktu lalu, Disdikbud Tanjab Barat Liburkan Siswa TK, SD dan SMP Selama 2 Hari. Kini Hasil Pengukuran ISPU di Tanjung Jabung Barat Mengalami Penurunan, Sekolah Mulai Beraktivitas 

ISPU di Tanjung Jabung Barat Mengalami Penurunan, Sekolah Mulai Beraktivitas

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (24/9/2019) mengalami penurunan hingga 56 Pertikel Per Million (PPM), artinya masuk kategori sedang.

Angka ISPU tersebut menurun setelah hujan mengguyur sebagian wilayah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sehari sebelumnya.

Penurunan angka ISPU ini diketahui setelah Dinas Kesehatan melakukan pengukuran kualitas udara (Particulat) selama 30 menit di depan kantor Dinkes, Selasa (24/9/2019).

Baca: Sejumlah Daerah di Jambi Belum Miliki Alat Ukur ISPU Otomatis, Sekdaprov: Bisa Minta Bantu Provinsi

Baca: G30S-Malam Mayjen R Suprapto Diculik, Tak Diizinkan Ganti Pakaian, Hasil Otopsi 16 Luka Tembakan

Baca: Event Nasional TTG di Bengkulu, Tanjab Barat Tampilkan Teknologi Penyiram Tanaman dari Tenaga Surya

"Hasil pengukuran yang kita lakukan hari ini Selasa 24 September 2019 dari pukul 10.12 WIB hingga pukul 10.42 WIB didapati untuk angka ISPU nya 56 PPM masuk kategori sedang," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Tanjab Barat, Andi Pada melalui Kabid Kesehatan Masyarakat, Erida, Selasa (24/9/2019).

Menurut Erida, dari hasil pengukuran kualitas udara kategori sedang, tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan. Tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika.

Baca: Wawancara Eksklusif Mbah Pani Pelakon Tapa Pendem, Hal Mistis Terjadi Saat Dikubur 5 Hari 5 Malam

Baca: Daftar 8 Pasal Kontroversial RUU KUHP, Mulai Penghinaan Presiden, Aborsi, Hingga Kumpul Kebo

Baca: Selebgram Awkarin Terlihat di Antara Demonstrasi Mahasiswa, Gadis Cantik Itu Cekatan Lakukan Ini

"Hasil ini sudah ditindaklanjuti dengan mengirimkan hasil pengukuran ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjab Barat. Apa keputusannya terkait kegiatan belajar mengajar di sekolah itu tergantung dinas pendidikan," tutup Erida.

Siswa Mulai Masuk Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjab Barat, Martunis M Yusuf, telah mengeluarkan imbauan kepada kepala satuan pendidikan TK, SD dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Imbauan itu sehubungan dengan menurunnya angka ISPU seperti yang disampaikan Dinkes yakni 56 PPM, pihak Dinas Pendidikan menghimbau jika esok hari (Rabu, 25/9/2019 red) Kegiatan Belajar Mengajar akan dilaksanakan seperti biasa.

"Ya besok kita mulai aktivitas belajar seperti biasa," ungkap Martunis singkat melalui Ponsel.

Di dalam surat Disdikbud Tanjab Barat nomor : 420/1249/Dikbud/2019 Dengan perihal masuk sekolah, bahwa kegiatan belajar mengajar seperti biasa dimulai pada Rabu (25/9/2019).

Disitu juga disebutkan "Kepala sekolah memerintahkan kepada guru untuk mengganti jam pelajaran yang tertintgal selama libur pada hari lain sehingga kecukupan jam efektif pembelajaran terpenuhi," bunyi poin 2 surat yang ditujukan kepada kepala Sekolah TK, SD, SMP Negeri dan Swasta se Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Hasil Pengukuran ISPU di Tanjung Jabung Barat Mengalami Penurunan, Sekolah Mulai Beraktivitas (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved