Berita Muarojambi

Karhutla di Muarojambi, Ini Alasan Dandim 0415/Batanghari Sebut Perusahaan di Muarojambi Egois

Karhutla di Muarojambi, Ini Alasan Dandim 0415/Batanghari Sebut Perusahaan di Muarojambi Egois

Karhutla di Muarojambi, Ini Alasan Dandim 0415/Batanghari Sebut Perusahaan di Muarojambi Egois
Tribunjambi/Samsul Bahri
Dandim 0415/Batanghari. Karhutla di Muarojambi, Ini Alasan Dandim 0415/Batanghari Sebut Perusahaan di Muarojambi Egois 

Karhutla di Muarojambi, Ini Alasan Dandim 0415/Batanghari Sebut Perusahaan di Muarojambi Egois

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Dandim 0415/Batanghari Letkol Inf J Hadiyanto, menyebut jika perusahaan yang ada di Kabupaten Muarojambi, masih egois.

Hal ini disampaikannya saat berada di lokasi kebakaran yang ada di Desa Puding, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi. Tepatnya di di areal lahan PT Bara Eka Prima (BEP), Minggu (22/9/2019).

Menurutnya, setiap perusahaan masih menyimpan rasa egois dalam meminjamkan alat untuk kegunaan pemadaman di lokasi Karhutla di Kabupaten Muarojambi. Ia berharap kesolidan dari semua pihak perusahaan.

Baca: Sempat Terganggu Kabut Asap, Penerbangan di Bandara Sulthan Thaha Jambi, Sudah Mulai Normal

Baca: BREAKING NEWS, Kabut Asap Makin Tebal di Muarojambi, Bupati Masnah Liburkan Sekolah 3 Hari

Baca: BREAKING NEWS, Korban Jiwa Karhutla Bertambah, 4 Unit Motor di Tanjung Jabung Timur Terbakar

"Selama ini perusahaan itu bekerja masing-masing, jadi kalau di daerahnya yang terbakar baru dia yang madamkan. Sedangkan alat tidak mau di pinjamkan," ungkapnya.

"Jadi perusahaan masih egois. Tapi kalau sudah seperti saat ini, baru terasa kalau ego mereka itu memakan diri mereka sendiri," sambungnya.

Pihaknya kata Dandim, sudah semaksimal mungkin dalam upaya pemadaman api yang terjadi di berbagai wilayah di Kabupaten Muarojambi.

Namun, kekurangan perlengkapan kata Letkol Inf J Hadiyanto, menjadi kendala tim dalam upaya tim pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.

"Untuk menjinakkan api ini, kita sesuaikan dengan alat yang ada. Namun, karena alat ini kurang jadi pekerjaan kami agak tergangu. Jadi, kalau ada tambahan alat akan sangat berpanguruh terhadap percepatan pemadaman kita," tutur Dandim.

Sementara itu, terkait dengan luasan lahan yang terbakar, pihaknya belum bisa menyebutkan luasannya, lantaran masih dalam penghitungan.

Ia meminta kepada masyarakat untuk banyak-banyak berdoa minta hujan, karena hujan menjadi salah satu cara alami untuk memadamkan api.

"Sampai sekarang jumlah luasan masih kita hitung. kami menghimbau seluruh masyarakat untuk berdoa minta ujan. karena dengan hujan ini cepat berhenti, doakan tim yang ada di sini dalam keadaan sehat juga," pungkasnya.

Karhutla di Muarojambi, Ini Alasan Dandim 0415/Batanghari Sebut Perusahaan di Muarojambi Egois (Samsul Bahri/Tribunjambi.com)

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved