Breaking News:

Jambipedia

WIKIJAMBI - Turis Asing Republik Ceko Penasaran Lihat Ribuan Kelelawar di Kerinci, Cek Lokasi Ini

Itu terbukti dengan membeludak atau meningkatnya kunjungan ke wisata alam yang ada di Desa Koto Tuo dan Ujung Pasir ini setiap hari.

Tribun Jambi/Herupitra
Pelancong menikmati pemandangan ribuan kelelawar di Pulau Kelelawar, Desa Ujung Pasir, Kecamatan Danau Kerinci, Jambi. 

Tidak mahal, per orang cukup merogoh 5000 perak.

Sementara itu untuk yang membawa sepeda motor ada tempat parkir di sana. "Tidak ada karcis masuk bagi pengunjung. Hanya wajib bayar parkir sebesar Rp 5000 per motor," ujar Junaidi warga setempat.

Semilir angin dan persawahan

Semilir angin dengan pemandangan areal persawahan nan luas akan menjadi teman setia menuju ke pusat destinasi Cangkat.

Kalau masih belum puas, masih ada pemandangan jejeran Bukit Barisan yang di bawahnya terhampar Danau Kerinci, cukup eksotis bukan?

Di lokasi, pengunjung bisa berfoto di sela-sela pepohonan besar, berbagi kebahagiaan dengan ribuan kelelawar.

Bergumul dengan alam luas, sepertinya sudah cukup nikmat bagi para pengunjung, setidaknya membuang kejemuan, membuat otak menjadi fresh.

Itu yang kini ditawarkan di kawasan Cangkat.

Posisinya yang berada persis di Muara Sungai Batang Merao, di pesisir Danau Kerinci, juga menambah eksotisme kawasan ini.

Ada danau yang terhampar, dipagari bukit barisan, ada sungai yang membelah, ada sawah dengan pematang-pematangnya sebagai tempat berpijak, berkolaborasi dengan pepohonan dan spesies Kelelawar. (Herupitra / Tribunjambi.com)

Dilirik Wisatawan Asing

Potensi wisata baru Cangkat "Pulau Kelalawar" terus menarik perhatian wisatawan lokal. Terbukti dengan membludak atau meningkatnya kunjungan ke wisata alam yang ada di Desa Koto Tuo dan Ujung Pasir ini setiap hari.

Tidak hanya wisatawan lokal, objek wisata konservasi dan edukasi ini juga mulai menarik perhatian wisatawan manca negara. Seperti beberapa waktu lalu turis dari Republik Ceko sudah melakukan kunjungan wisata.

"Setiap hari puluhan bahkan mencapai ratusan warga yang berkunjung. Selain itu turis dari Ceko juga sudah mengunjungi objek wisata yang langka ini," kata warga setempat.

Selain menjadi wisata konservasi dan edukasi, para pengunjung pun tidak ketinggalan untuk mengabadikan momen dengan berselfi yang berlatarkan Cangkat dan kelalawar

"Saat ini kami terus melakukan pembenahan, meski fasilitas masih minim namun antusias pengunjung untuk mengabadikan momen sungguh luar biasa. Warga terus berdatangan untuk berpoto selfie," ucapnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung menyebutkan sangat tertarik dengan adanya wisata yang menyajikan pemandangan yang langka tersebut.

"Pemandangan hutan Cangkat dan Kelalawar ya sungguh luar biasa. Ini mungkin menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi," kata pengunjung.

Meski fasilitas belum memadai, dengan pemandangan alam dan spesies Kelalawar, ini menawarkan suatu pemandangan baru yang unik yang jarang ditemui ditempat lain.

"Kalau di Kerinci mungkin tidak ada wisata seperti ini, ini unik sekali, kita sangat puas saat ada di wisata ini. Boleh dikatakan ini merupakan tujuan wisata yang menawarkan suasana berbeda dari wisata lain yang ada di Kerinci," pungkasnya.

 LINK Live Streaming Semifinal China Open 2019 Wakil Indonesia Berebut Tiket ke Final, Ada The Minion

 VIDEO: Viral Aksi Musikus Jalanan AS Lantunkan Lagu Indonesia Raya Pakai Saksofon

 VIDEO: Kondisi Terkini Setelah 5 Hari Jalani Tapa Pendem, Liang Kubur Mbah Pani Dibongkar

 TERUNGKAP Dibuat di Lahan Parkir, Video Panas Guru Honorer Ini Disebarkan Kekasih Gelap Alasannya

Penulis: Herupitra
Editor: Edmundus Duanto AS
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved