Fadli Zon Sebut Kepemimpinan Jokowi Penyebab Karhutla, Kalah dari Mafia hingga Marah Berulang

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menyebut kepimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi penyebab atas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Fadli Zon Sebut Kepemimpinan Jokowi Penyebab Karhutla, Kalah dari Mafia hingga Marah Berulang
Capture Indonesia Lawyers Club
Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menyebut kepimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi penyebab atas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). 

Fadli Zon Sebut Kepemimpinan Jokowi Penyebab Karhutla, Kalah dari Mafia hingga Marah Berulang

TRIBUNJAMBI.COM - Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menyebut kepimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi penyebab atas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Hal itu diungkapkan Fadli Zon saat menjadi bintang tamu di acara 'Indonesia Lawyers Club' pada Selasa (19/9/2019).

Awalnya, Fadli Zon menyinggung ungkapan presiden yang menyebut Karhutla sudah bisa diatasi.

Baca: Mengejutkan! Reaksi Afgan Pergoki Rossa Berduaan Artis Korea Taemin di Belakang Panggung, Cemburu?

Baca: DPR & Pemerintah Hanya Butuh 10 Hari Sahkan Revisi UU KPK hingga Tantangan ke Jokowi Soal Koreksi

Baca: Jadi Tersangka Kasus Suap Dana Hibah, Apakah Menpora Imam Nahrawi Akan Ajukan Praperadilan?

"Ini adalah sebuah keprihatinan bersama kok bisa terulang lagi, padahal Presiden berkali-kali dalam berbagai kesempatan mengatakan ini sudah bisa diatasi dan tak akan terjadi lagi," kata Fadli Zon dikutip TribunWow.com dari channel YouTube Indonesia Lawyers Club pada Rabu (19/9/2019).

Menurut Fadli Zon, Karhutla terus berulang terjadi lantaran tidak fokus dalam menangani penyebabnya.

"Ternyata tidak demikian. Nah saya mengutip yang disampaikan oleh Ara (Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Maruarar Sirait -red). Negara tidak boleh kalah oleh Mafia."

"Tapi kenyataanya kalah melulu. Kenapa kalah melulu. Saya kira persoalannya yang kita bicarakan tadi kebanyakan simptom kebanyakannya adalah akibat-akibat tidak merujuk kepada yang merupakan penyebabnya," papar dia.

Lantas, wakil rakyat dari Partai Gerindra ini menilai karena ada kesalahan dari Presiden Jokowi sebagai orang nomor satu di Indonesia.

"Salah satu penyebabnya adalah persoalan Leadership Nasional. National Leadership (Kepemimpinan Nasional) ternyata presiden sendiri tidak efektif," ungkapnya.

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved