Advertorial

Pameran Kain Tradisional Nusantara Digelar di Museum Sigenjei, Gubernur Imbau OPD Bina Perajin

Bertempat di Museum Siginjei Jambi, Pameran Nasional Kain Tradisional Nusantara resmi digelar mulai Selasa (17/9).

Pameran Kain Tradisional Nusantara Digelar di Museum Sigenjei, Gubernur Imbau OPD Bina Perajin
Istimewa
Pembukaan Pameran Nasional Kain Tradisional Nusantara di Museum Siginjei,. 

Pameran Nasional Kain Tradisional Nusantara Digelar di Museum Sigenjei, Gubernur Imbau OPD Bina Perajin Kain

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bertempat di Museum Siginjei Jambi, Pameran Nasional Kain Tradisional Nusantara resmi digelar mulai Selasa-Sabtu (17-19/9/2019).

Kegiatan ini dibuka Gubernur Provinsi Jambi, Fachrori Umar, didampingi istri, Rahimah Fachrori yang sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Jambi.

Kegiatan nasional ini juga dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Jambi. Terlihat juga kehadiran Rahardi Ramelan, mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Indonesia Kabinet Reformasi Pembangunan dan mantan Menristek masa Presiden Soeharto.

Selain itu hadir pula Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman yang diwakili Kepala Museum Nasional Siswanto, Ketua Bhayangkari, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Bayu Martanto, Kepala OPD Lingkup Pemprov Jambi, dan kepala museum se-Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jambi, Ujang Hariadi, mengatakan Pameran Nasional Kain Tradisional Nusantara merupakan even tahunan yang didukung oleh Direktorat Jenderal Pelestarian Cagar Budaya Permuseuman-Ditjen Kebudayaan.

Dia bersyukur tahun ini Jambi dipercaya menjadi tuan rumah untuk pameran ini.

"Tujuan kegiatan ini menyebarkan dan memperkenalkan kain nusantara kepada masyarakat luas terutama generasi muda. Kegiatan ini juga untuk melestarikan kain tradisional nusantara dan memotivasi dan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya Indonesia khususnya pada kain tradisional yang kaya dengan filosofi yang mencerminkan kearifan lokal dan kepribadian bangsa," ujarnya.

Bertema "Tema Kain Tradisional Nusantara Merajut Kebhinekaan dan Pemersatu Bangsa", materi kain yang ditampilkan di pameran ini merupakan koleksi asli yang berjumlah 228 buah dan foto foto penunjang, yang berasal dari 38 museum se-Indonesia.

Perajin kain tradisional juga cukup banyak yang mengikuti even ini.

Halaman
12
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved