NPL Kredit UMKM Melandai, Sektor Konstruksi jadi Perhatian Utama

Rasio kredit bermasalah segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) perbankan terus melandai.

NPL Kredit UMKM Melandai, Sektor Konstruksi jadi Perhatian Utama
ANTARA FOTO/ENIS EFIZUDIN
Ilustrasi usaha kecil menengah 

Pihaknya meyakini, sampai dengan akhir tahun NPL UMKM bakal melandai hingga ke bawah 2,3%.

Di samping itu, segmen UMKM BNI juga masih menunjukkan pertumbuhan yang signifikan yaitu tumbuh 21% secara yoy per Agustus 2019. Ke depan, pihaknya akan menjaga laju pertumbuhan tersebut.

Salah satu caranya, dengan fokus ekspansi melalui supply chain financing debitur mitra korporasi, pemanfaatan program pemerintah serta pengembangan teknologi digital melalui kerjasama strategis.

Sebagai tambahan informasi saja, per Juni 2019 OJK mencatat mayoritas kredit UMKM masuk ke sektor perdagangan, dengan realisasi mencapai Rp 522 triliun atau tumbuh 8,62%. Sektor perdagangan sendiri memiliki NPL sebesar 3,79% turun dari Juni 2018 yang mencapai 4,02%.

Meski begitu, sektor UMKM dengan NPL tertinggi dipegang oleh sektor konstruksi dengan rasio NPL sebesar 7,5%. Menurun dari tahun sebelumnya 9,5%.

Berita ini sudah tayang di laman Kontan.co.id dengan judul: Lebih waspada, NPL kredit UMKM perbankan mulai melandai

Editor: fifi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved