13.700 Keluarga Penerima Manfaat di Batanghari Terima Bantuan Pangan Non Tunai

Mulai September 2019 ini, bantuan beras sejahtera (Rastra) dari pemerintah pusat akan diubah menjadi bantuan pangan non tunai

13.700 Keluarga Penerima Manfaat di Batanghari Terima Bantuan Pangan Non Tunai
TRIBUNJAMBI/LEONARDUS YOGA WIJANARKO
BRI Cabang Jambi dan Kementerian Sosial RI memberikan bantuan sosial bahan pangan non tunai atau BPNT di E-Waroeng Evelyn pada Sabtu, (19/8/2017). 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Mulai September 2019 ini, bantuan beras sejahtera (Rastra) dari pemerintah pusat akan diubah menjadi bantuan pangan non tunai (BPNT).

Bantuan tersebut tidak lagi berupa beras melainkan uang tunai sebesar Rp 110 ribu per rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM).

Sudirman Saufie, Kabid Perlindungan Sosial Pemkab Batanghari mengatakan, penerima bantuan nantinya akan menukarkan uang itu dengan beras dan atau telur di e-warung. Ini dibentuk di tiap kecamatan dalam Kabupaten Batanghari.

"Di Kabupaten Batanghari akan ada 65 titik e-warung. Untuk penentuan titik transaksi e-Warung ini langsung dari Bank BRI.

Dan, saat ini kita masih menunggu percetakan kartu KKS dari Kanwil BRI Palembang. Kalau BRI sini sudah siap," jelas Sudirman Saufie, Minggu (15/9).

Sudirman mengatakan, pemerintah akan membangun 65 titik e-warung atau layanan warung non-tunai di kabupaten Batanghari.

Adapun e-warung ini merupakan warung yang menyalurkan bantuan pangan non tunai (BPNT) bagi para RTSPM. Warga bisa mendapatkan bahan pokok dalam BPNT melalui transaksi non-tunai.

"Dimana jumlah keluarga penerima manfaat, di kabupaten Batanghari sebanyak 13.700 kepala keluarga," katanya.

Sudirman menjelaskan, saldo yang ada di KKS itu bisa dibelanjakan di e-warung tempatnya terdaftar.

Dengan mekanisme tersebut, bantuan dari pemerintah tidak lagi disalurkan ke masyarakat dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa bantuan bahan pokok. Beberapa komoditas yang dapat dibeli di e-warung seperti beras dan telur.

Pemerintah Batanghari menyalurkan BPNT untuk 13.700 KPM yang terdiri dari KPM penerima PKH dan KPM penerima beras sejahtera murni.

"Kami harap pelaksanaan BPNT dapat terlaksana dengan lancar dan kendala yang terjadi dapat diminimalisir dengan baik," harapnya.

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved