Kabut Asap Makin Tebal, Pemkab Bungo: Kalau Makin Parah Siswa Diliburkan

Wakil Bupati Bungo H Syafrudin Dwi Apriyanto sebelumnya sudah mengimbau agar masyarakat tidak lagi melakukan pembakaran lahan mau pun sampah.

Kabut Asap Makin Tebal, Pemkab Bungo: Kalau Makin Parah Siswa Diliburkan
Tribunjambi/Mareza
Kondisi kabut asap di Kabupaten Bungo semakin parah, Sabtu (14/9/2019). 

Kabut Asap Makin Tebal, Pemkab Bungo: Kalau Makin Parah Siswa Diliburkan

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Kondisi kabut asap di Kabupaten Bungo semakin parah, Sabtu (14/9/2019)

Terkait hal itu, Wakil Bupati Bungo H Syafrudin Dwi Apriyanto sebelumnya sudah mengimbau agar masyarakat tidak lagi melakukan pembakaran lahan mau pun sampah.

"Memang, beberapa hari ini kabut asap sudah terlihat, baik di Kota Muara Bungo mau pun di kecamatan-kecamatan," kata Apri.

“Untuk itu, kita himbau agar masyarakat tidak terlalu sering melakukan aktivitas di luar rumah kalau pun harus keluar, gunakanlah masker," lanjutnya.

Selain itu, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) juga, pihaknya sudah menyiapkan stok masker.

Baca: Peduli Kabut Asap, Komunitas JMO Bagikan 1.000 Masker di Kota Jambi

Baca: Ini Sosok Gadis Jambi Wakil Indonesia di Pertukaran Pemuda Indonesia-Singapura

Baca: VIDEO: Ini 5 Cara Lindungi Diri dari Kabut Asap, Pakai Masker hingga Konsumsi Makanan Sehat

Baca: Golkar Masih Percayakan Kursi Pimpinan pada Wajah Lama

Baca: 559,5 Hektar Tanaman Padi di Jambi Gagal Panen Akibat Kemarau

Terkait peniadaan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah, kata Wabup, masih dikaji lebih lanjut. Jika kondisi kabut asap makin parah, pihaknya juga akan meliburkan KBM.

"Saat ini masih kita kaji. Kalau makin parah, tentu kita juga akan melakukan antisipasi, seperti sekolah diliburkan,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo, Safarudin Matondang menyadari Kabupaten Bungo sudah diselimuti kabut asap. Pihaknya juga sudah mulai membagikan masker kepada masyarakat.

“Karena kabut asap mulai terlihat, jadi setiap masyarakat yang sedang beraktivitas di luar rumah supaya menggunakan masker agar terjaga kesehatan,” imbaunya.

Lebih lanjut, pihaknya juga sudah mengusulkan untuk penambahan 10 ribu stok masker ke pihak Provinsi Jambi. Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi kekurangan masker pada masyarakat di Kabupaten Bungo.
(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved