Milenials

Hari Kunjung Perpustakaan, Tanggapan Milenials Jambi, Perpustakaan Punya Daya Tarik Tersendiri

Hari Kunjung Perpustakaan, Tanggapan Milenials Jambi, Perpustakaan Punya Daya Tarik Tersendiri

Hari Kunjung Perpustakaan, Tanggapan Milenials Jambi, Perpustakaan Punya Daya Tarik Tersendiri
IST
Anggun, Pelajar 

Seperti hal nya pepatah lama mengatakan bahwasanya "buku adalah jendela dunia".

Baca: Luncurkan 13 Buku Mulok, Bahan Tambahan Belajar tentang Kebudayaan Batanghari

Baca: Pemuda yang Sempat Bernafas Lagi, Saat Jenazahnya akan Dimandikan, Beberapa Kali Dirawat di RS

Baca: Catat! Ini 6 Libur Panjang Wekeend di Tahun 2020, Berikut Tanggal Merah Libur di Kalender Tahun 2020

Baca: Sambut Penyelenggaraan Hari Kopi Internasional di Jambi, Transmart Gelar Classic Coffee Festival

Saya sering membaca buku buku dari genre non fiksi dan fiksi. Dari genre non fiksi salah satunya saya suka membaca Ensiklopedia karena Ensiklopedia berisikan hasil pemikiran dari para ahli dibidangnya yang tentunya telah teruji keakuratan serta kebenarannya dan untuk lebih spesifisik saya akan mencari jenis buku buku Jurnal.

Saya juga senang membaca jenis buku biografi karena dari buku itu saya bisa mengenal banyak tokoh-tokoh hebat yang ada di dunia ini dan tentunya bisa menjadi inspirasi untuk saya.

Dari genre fiksi saya suka membaca novel baik itu novel Fantasi, Romance, Horror, dan lainnya. Serasa kita berada di dunia yang lain ketika membacanya.

Alasan saya tertarik mengunjungi perpustakaan pertama, karena koleksi bukunya beragam dan kedua, karena staff perpustakaannya ramah. 

Nabilah, Mahasiswa

Nabilah, Mahasiswa
Nabilah, Mahasiswa (IST)

Saya ke perpustakaan deerah setiap jam gantung kuliah. Dalam seminggu bisa tiga kali ke perpustakaan. Biasanya yang dilakukan membaca buku tentang mata kuliah yang akan dibahas, kadang meminjam buku pelajaran atau membaca novel.

yang membuat tertarik ke perpustakaan karena menambah wawasan serta rasa ingin tahu. Banyak buku yang menarik juga yang ingin dibaca serta suasan di perpustakan juga tenang.

yang perlu dirubah untuk perpustakaan karena susunan buku yang acak-acakan atau buku yang edisi lama dan cuma itu itu saja.

Selain itu faktor lingkungan, ada teman yang ga hobi ke perpustakan yg bilang kalau perpus membosankan atau tidak peduli dengan dunia karena membaca itu kan kita butuh waktu tenang dan menyendiri jadi ikut terpengaruhi.

Halaman
123
Penulis: Nurlailis
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved