Teguran Maut 'Raja Intel' di Meja Biliar Bikin Soeharto Geram, Soal Bisnis Anak-anak Presiden

Persoalan teguran tentang bisnis anak-anak Soeharto membuat Benny Moerdani, yang seorang Jenderal TNI, diganti.

Teguran Maut 'Raja Intel' di Meja Biliar Bikin Soeharto Geram, Soal Bisnis Anak-anak Presiden
Istimewa
Benny Moerdani, mantan Panglima ABRI. 

Pak Harto yang merasa pemecahan masalah secara militer tidak menguntungkan Indonesia, lalu memutuskan mengambil langkah intelijen serta diplomasi.

Benny diberi tugas menyelesaikan.

Akhirnya, Indonesia dan Malaysia kembali berdamai serta terhindar dari bentrok militer yang bisa merugikan kedua negara.

Teguran di meja biliar

Dalam buku Benny Moerdani Yang Belum Terungkap, Tempo, PT Gramedia, 2015 dan Benny Moerdani Profil Prajurit Negarawan, Julius Pour, Yayasan Kejuangan Panglima Sudirman 1993, hubungan dua tokoh itu diulas dengan menarik.

Saat Soeharto menjabat presiden kedua, hingga lebih dari 30 tahun pada1967-1998, Benny Moerdani dipercaya sebagai ‘tangan kanannya'.

Benny menangani masalah keamanan, hubungan diplomatik dengan negara lain, sekaligus pengawal presiden.

Benny Moerdani.
Benny Moerdani. ((cdn.radionetherlands.nl))

Tapi meski menjadi seorang loyalis Soeharto, Benny ternyata seorang yang kritis dan berani memberi masukan serta teguran kepada presiden.

Benny Moerdani memang pria berprinsip. Meskipun seorang loyalis Soeharto, Benny bukan tipe penjilat dan suka menjatuhkan orang lain dengan memberikan informasi tidak benar.

Dia berprinsip harus bisa menjauhkan Soeharto dari orang-orang yang suka menjilat atau orang yang suka menfitnah demi mendapat perhatian Soeharto.

Halaman
1234
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved