Berita Jambi
Gelar Festival Qasidah Rebana dan Asma’ul Husna, Ini Harapan Wakil Walikota Jambi
Gelar Festival Qasidah Rebana dan Asma’ul Husna, Ini Harapan Wakil Walikota Jambi
Penulis: Rohmayana | Editor: Deni Satria Budi
Gelar Festival Qasidah Rebana dan Asma’ul Husna, Ini Harapan Wakil Walikota Jambi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Pemerintah Kota Jambi menggelar festival Qasidah rebana dan Asma’ul Husna, Selasa (10/9/2019).
Kegiatan ini merupakan rangkaian semarak muharam dalam rangka memperingati tahun baru islam 1441 hijrah.
Terdapat 55 group yang mengikuti festival tersebut, terdiri dari 40 group rebana, 11 group paduan suara asmaul husna dan lima group kategori remaja.
Festival rebana tersebut akan diselanggarakan selama tiga hari, dimulai dari Selasa (10/9) hingga Kamis (12/9).
Baca: Pedagang dan Maulana Sempat Berdebat, Pemkot akan Pasang CCTV Awasi Pedagang
Baca: Ngaku Dapat Orderan Mistis - Driver Ojol Ditemukan di Semak-semak, Motor Diatas Pohon Bambu
Baca: Bupati Cek Endra, Ajak Masyarakat Dukung Pameran Nasional Kain Tradisional Nusantara & Festival Kopi
Dikatakan wakil walikota Jambi bahwa dirinya menginginkan tahun ketahun perayaan tahun baru islam dapat dilaksanakan dengan lebih meriah.
Dan, tahun baru islam tersebut dapat dijadikan momentum untuk menjadikan diri lebih baik lagi.
"Festival rebana ini diharapkan dapat menjadi tradisi di Kota Jambi, dan sudah semestinya tahun baru islam kita peringati dengan kegiatan-kegiatan seperti ini," katanya.
Baca: Ponpes Nurul Yaqin, Sungai Manau, Merangin, Dapat Bantuan Meja dan Kursi dari Anggota DPD RI
Baca: Atlet Taekwondo Asal Bandung Dapat Ancaman Pembunuhan, Setelah Dilarang Tampil di Porprov Bali
Baca: Buku KKN Desa Penari Sudah Rilis, Ternyata Masih Banyak yang Belum Diceritakan di Twitter
Selain itu, Maulana berharap dengan diselenggarakannya festival rebana, dapat membentuk karakter masyarakat yang lebih islami.
Serta melalui rangkaian kegiatan semarak Muharam diharapkan mampu membangun karakter kaum milenial yang dekat dengan islam.
Karena menurut Maulana, membantuk karakter islami bagi generasi milenial tersebut perlu dilakukan sejak dini mengingat tantangan kehidpan kedepan yang semakin menantang.
Selain itu, pembangunan karakter bagi generasi milenial tersebut perlu dilakukan secara perlahan, karena hasil dari pembentukan karakter tersebut membutuh waktu yang lama.
Tidak seperti membangun infrastruktur, yang hasilnya langsung tampak setelah selesai dibangun.
"Membentuk dan membangun karakter tersebut membutuhkan waktu yang panjang, hasilnya baru dapat dirasakan lima sampai sepuluh tahun ke depan. Jika sejak dini sudah ditanamkan nilai-nilai keislaman, Insya Allah generasi kita akan kuat," kata Maulana.
Gelar Festival Qasidah Rebana dan Asma’ul Husna, Ini Harapan Wakil Walikota Jambi (Rohmayana/Tribunjambi.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/gelar-festival-qasidah-rebana-dan-asmaul-husna-ini-harapan-wakil-walikota-jambi.jpg)