Petani Patok Empat Kayu Aro Jambi Minta Kandang Sapi Permanen

Masyarakat Desa Patok Empat, Kecamatan Kayu Aro Barat, Kabupaten Kerinci, berharap agar dibangun kadang ternak sapi yang permanen.

Petani Patok Empat Kayu Aro Jambi Minta Kandang Sapi Permanen
Tribunjambi/Heru
Gubernur Jambi saat berkunjung ke desa Patok Empat akhir pekan kemarin. 

Petani Patok Empat Kayu Aro Jambi Minta Kandang Sapi Permanen

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Masyarakat Desa Patok Empat, Kecamatan Kayu Aro Barat, Kabupaten Kerinci, berharap agar dibangun kadang ternak sapi yang permanen. Sebab kondisi kandang ternak yang terbuat dari kayu sudah mulai rusak.

Diketahui, sejumlah ternak di wilayah Desa Patok Empat ditempatkan di Satu kadang. Hal tersebut agar ternak tidak merusak lingkungan masyarakat.

Hal itu disampaikan Masdianto Ketua Kelompok Tani Patok Empat, pada saat kunjungan Gubernur dan Bupati Kerinci ke Desa Patok Empat belum lama ini. Ia menyampaikan, agar Pemerintah dapat membantu pembuatan renovasi kadang ternak.

"Kita butuh renovasi kandang, kandang-kadang kami buat ini yang masih bentuk kayu yang belum permanen, jadi cepat rusak kayunya," ungkapnya.

Baca: BREAKING NEWS, Dampak Kabut Asap, Siswa SMA/SMK dan SLB di Jambi Diliburkan

Baca: Korban Kebakaran di SPBU Koto Lebu Meninggal, Paryanto Tinggalkan Istri dan Dua Anak

Baca: Lebih dari Separuh Lapas Perempuan Muarojambi Dihuni Napi Narkoba

Baca: Dua Jam Jabat Ketua DPRD Jambi, Edi Langsung Terbang Pantau Karhutlah

Baca: Anita Yasmin Pegang Mandat Sebagai Ketua DPRD Batanghari

Selain itu pihaknya juga mengusulkan bantuan penggemukan sapi jantan, agar Kabupaten Kerinci tidak kekurangan daging.

"Kita berharap ada bantuan untuk penggemukan sapi, karena kebanyakan ternak milik pribadi," pintanya.

Sementara itu, Bupati Kerinci, H. Adirozal, mengatakan agar usulan tersebut disampaikan pada Dinas Perkebunan dan Peternakan Kerinci.

"Kalau untuk kandangnya sebaiknya dibuat dari dana desa. Kan dana desa kita sudah besar, dianggarkan untuk buat kadang yang permanen, jadi masyarakat pun bisa menitip ternak dengan nyaman dan tanpa merusak lingkungan desa," pungkasnya.(*)

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved