Info Terkini Kota Jambi

Hadiri Mayor Caucus, Fasha Rekomendasikan Kajian Penting Pemindahan Ibukota Kepada Presiden

Poin penting yang disampaikan Wali Fasha dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua APEKSI pada kesempatan itu, ialah APEKSI mengusulkan ...

Hadiri Mayor Caucus, Fasha Rekomendasikan Kajian Penting Pemindahan Ibukota Kepada Presiden
Istimewa
Wali Kota Jambi, Dr H Syarif Fasha, ME, yang juga sekaligus sebagai Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), hadir dan memberi sambutan pada acara Mayor Caucus 2019 yang berlangsung di Kantor Wali Kota Bogor, Senin (9/9) pagi. 

Hadiri Mayor Caucus, Fasha Rekomendasikan Kajian Penting Pemindahan Ibukota Kepada Presiden

TRIBUNJAMBI.COM, BOGOR - Wali Kota Jambi, Dr H Syarif Fasha, ME, yang juga sekaligus sebagai Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), hadir dan memberi sambutan pada acara Mayor Caucus 2019 yang berlangsung di Kantor Wali Kota Bogor, Senin (9/9) pagi.

Acara yang diinisiasi oleh Ikatan Ahli Perencana Indonesia (IAP), dengan dukungan Kementerian Bappenas, Kementerian PUPR, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, APEKSI dan Pemkot Bogor tersebut, juga dirangkai dengan kegiatan Kongres Internasional Perencana Wilayah dan Kota/ISOCARP World Planning Congress ke-55, yang dipusatkan di Botani Square, Kota Bogor.

Kaukus Wali Kota kali ini membahas permasalahan yang berfokus pada implementasi tujuan ke-11 SDGs (Sustainable Development Goals), yaitu menjadikan kota dan pemukiman inklusif, aman, tangguh dan berkelanjutan.

Dalam diskusi intensif yang dihadiri 22 Wali Kota dari seluruh Indonesia tersebut, Wali Kota Fasha mengutarakan poin penting yang selanjutnya dijadikan pembahasan dan dimasukkan dalam salah satu poin 'Komunike Bersama Wali Kota se-Indonesia', yaitu pernyataan sikap bersama Wali Kota se-Indonesia kepada Pemerintah Pusat.

Poin penting yang disampaikan Wali Fasha dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua APEKSI pada kesempatan itu, ialah APEKSI mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk mengkaji opsi tentang penyebaran pembangunan kantor kementerian disejumlah provinsi di Indonesia, bukan tersentralisir di daerah calon ibukota baru, yaitu Kalimantan Timur.

"Ide tentang Kantor Kementerian itu tak harus terpusat di Ibukota Negara nantinya. Hal tersebut jauh hari sudah pernah kami sampaikan dalam satu kesempatan pertemuan bersama Bapak Presiden. Kami dari APEKSI kembali menyampaikan aspirasi ini dan telah dibahas tadi dalam acara kaukus Wali Kota di Bogor ini," ungkap Wakil Ketua APEKSI itu.

Lebih lanjut, Wali Kota Jambi dua periode itu mengungkapkan bahwa idealnya pembangunan kantor Kementerian itu disebar ke beberapa provinsi di Indonesia, yang memiliki potensi unggulan, sesuai dengan bidang kerja kementerian tersebut.

"Seharusnya ide untuk pemindahan kantor kementerian, tidak dipusatkan ke ibu kota baru, namun disebar kebeberapa daerah yang punya karakteristik sesuai dengan bidang kerja kementerian itu. Contohnya, Jawa Barat yang punya karakteristik dan potensi pertanian, dapat di bangun Kementerian Pertanian. Sulawesi Utara dengan perikanan, bisa di bangun Kementerian Perikanan dan Kelautan. Papua dengan tambangnya, bisa dibangu Kementerian ESDM. Ide ini jika memang Indonesia mau maju cepat, adanya pemerataan penyebaran pertumbuhan ekonomi diseluruh wilayah, bersamaan dengan tumbuhnya Ibu Kota Negara. Tapi kalau Ibu Kota Negara dipusatkan di satu provinsi, maka sama saja dengan memindahkan Jakarta ke Ibu Kota baru, itu ide kami," bebernya.

Lebih lanjut, Fasha juga memaparkan solusi dana pembangunan yang efisien tanpa membebani APBN, terkait dengan dana pembangunan kantor kementerian yang tersebar di sejumlah provinsi tersebut.

Halaman
12
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved