Bersihkan Lahan untuk Tanam Kopi, Petani di Jambi Diperiksa Gara-gara Kebakaran Lahan

Polres Muarojambi masih melakukan pemeriksaan satu orang petani terkait dengan kasus kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Muarojambi.

Bersihkan Lahan untuk Tanam Kopi, Petani di Jambi Diperiksa Gara-gara Kebakaran Lahan
Tribunjambi/Samsul Bahri
Kapolres Muarojambi, AKBP Mardiono didampingin Kabag Ops Polres Muarojambi, Kompol Sobirin usai melalukan konferensi pers. 

Bersihkan Lahan untuk Tanam Kopi, Petani di Jambi Diperiksa Gara-gara Karhutla

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Polres Muarojambi masih melakukan pemeriksaan satu orang petani terkait dengan kasus kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Muarojambi.

Kapolres Muarojambi, AKBP Mardiono mengatakan pihaknya masih melakukan penyidikan pada A seorang petani. Kebakaran lahan terjadi di belakang Perumahan Citraraya City, di Pijoan, Kecamatan Jaluko, pada Minggu (8 /9) sekitar pukul 09.30 WIB.

"Lahan yang dibakar itu berupa semak-semak kategori tanah mineral seluas 2.500 meter persegi. Pemilik lahan atas nama Salamudin, warga Kerinci yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil," ujar Kapolres. 

Lebih lanjut disampaikan oleh Kapolres bahwa berdasarkan pengakuan A, Ia mengaku bahwa dengan sengaja membakar lahan dengan tujuan untuk membersihkan lahan tersebut.

Baca: Tolak Jualan di Dalam Pasar, Pedagang Sebut Pasar Talang Banjar Baru Tak Layak

Baca: BREAKING NEWS, Dampak Kabut Asap, Siswa SMA/SMK dan SLB di Jambi Diliburkan

Baca: Korban Kebakaran di SPBU Koto Lebu Meninggal, Paryanto Tinggalkan Istri dan Dua Anak

Baca: BREAKING NEWS, Polisi Temukan Bong dan Sabu di Sel Tahanan Pengadilan Negeri Jambi

Baca: Pilkada Jambi, Dua Kader Golkar Siap Berebut Dukungan PDIP

"Dari pengakuannya, A sengaja membakar, dengan menumpukan sampah lalu dibakar rencananya untuk tanaman kopi. Garis polisi sudah kita pasang, dan spanduk yang berisikan informasi bahwa lahan tersebut dalam pengawasan polres Muarojambi untuk penyelidikan lebih lanjut,"beber Kapolres

Sementara itu, saat ditanya apakah kegiatan yang dilakukan oleh A atas inisiatif sendiri atau disuruh oleh pemilik lahan. Kapolres belum bisa membeberkan hal tersebut, lantaran dikatakannya masih dalam penyelidikan.

"Masih kita dalami dan lakukan pengembangan. Status A masih terperiksa," ucapnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved