Berita Sarolangun

Tiga Kecamataan di Sarolangun yang Terbanyak Terindikasi Sarang Burung Walet Ilegal

Beberapa titik sarang burung walet yang ada di Kabupaten Sarolangun terindikasi ilegal.

Tiga Kecamataan di Sarolangun yang Terbanyak Terindikasi Sarang Burung Walet Ilegal
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Ilustrasi: Ruko sarang walet di Tanjabtim 

Tiga Kecamataan di Sarolangun yang Terbanyak Terindikasi Sarang Burung Walet Ilegal 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN- Beberapa titik sarang burung walet yang ada di Kabupaten Sarolangun terindikasi ilegal.

Ilegalnya usaha sarang burung walet ini karena tidak mempunyai izin usaha.

"Izin memang tidak ada, baik itu izin SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), SITU (Surat Izin Tempat Usaha) dan lainnya tidak ada," kata Fikri, Kabid Perizinan Satu Pintu, Sarolangun. Senin (9/9/2019)

Dijelaskannya, bahwa para pengusaha walet yang ada di Sarolangun memang tidak punyai izin.

Hal ini karena pihaknya menganggap tidak ada dasar hukum untuk menerbitkan izin itu.

"Dulu perda ada, dan sudah dicabut," katanya

Katanya, izin tidak diterbitkan jika tidak ada perda tentang hal ini.

Baca: Cantiknya ART Nia Ramadhani, Jessica Iskandar Terkaget, Untung Si Papa Nggak Liat Mba Ega Ya?

Baca: Curhatan Pilu Ibu Fatir Achmad, Korban Bully Hingga Meninggal, Sebut Pelaku Masih Bisa Tertawa

Baca: Diduga Dipukul Oknum Tim Pemadam Kebakaran Perusahaan, Petani di Sumay Ini Lapor ke Polres Tebo

Menurutnya, bahwa persyataran pendirian sarang burung walet harus 200 meter dari pemukiman, namun hal ini bertentangan dengan kenyataan yang ada.

"Sementara walet yang ada di Sarolangun itu ada di tengah pemukiman dan makanya itu bertentangan dengan aturan, mangkanya aturan itu dicabut," katanya.

Dirinya memang mengakui bahwa dihentikannya perda perizinan walet itu pihaknya tidak mengetahui dengan alasan baru menjabat dari 2018.

sarang burung walet yang ada di Kabupaten Sarolangun
sarang burung walet yang ada di Kabupaten Sarolangun (TRIBUNJAMBI/WAHYU HERLIYANTO)

"Karano saya ada di satu pintu awal 2018, Saya tidak tahu dari tahun berapa dihentikan izin walet itu," katanya.

Dari data yang dihimpun Tribunjambi.com, bahwa pengusaha sarang burung walet yang ada di Sarolangun ada 10.

Angka itu tersebar di Kecamatan Sarolangun, Singkut dan Pelawan. 
(Tribunjambi.com/Wahyu Herliyanto)

Baca: Preview, Prediksi Laga Timnas Indonesia vs Thailand, Jadwal, Live Streaming di Mola TV

Baca: Kronologi Pembunuhan Tatik Tukang Sayur di Muaro Jambi, Sebelumnya Pelaku Bunuh Lakukan Ini

Baca: Merinding Video Sebelum Kecelakaan Maut Innova VS Bus Mira, Penumpang Tewas Sempat Lakukan Hal Ini

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved