Berita Jambi

Kualitas Udara Kota Jambi Sentuh Level Berbahaya, Pemkot 2 Hari Liburkan Siswa Jam Belajar Dikurangi

Tribunjambi/Rohmayana
Tindak Lanjut Kabut Asap, Pemkot Bagikan Masker ke Siswa SDN 40 

Kualitas Udara Kota Jambi Sempat ke Level Berbahaya, Pemkot 2 Hari Liburkan Siswa, Jam Belajar Dikurangi

TRIBUNJAMBI.COM - Kualitas udara di kota Jambi sejak Minggu malam masuk kategori berbahaya.

Bahkan hingga Senin pagi (9/9) di kategorikan tidak sehat.

Hal tersebut terjadi akibat dampak karhutla yang tak kunjung usai.

Menyikapi hal tersebut Pemerintah kota Jambi membuat kebijakan untuk meliburkan sebagian siswa.

Di sampaikan oleh juru bicara Pemkot Jambi Abu Bakar Berdasarkan Data realtime alat AQMS dinas lingkungan hidup yang berada di lapangan balaikota Jambi.

Sekam pukul 21.30 WIB Minggu malam(8/9) PM mencapai 2.5 dengan nilai 513 di atas baku mutu masuk pada Kategori berbahaya.

Baca: Jalani Sidang Perdana, Pesinetron Jefri Nichol Deg-degan, Terancam Hukuman Maksimal 12 Tahun Penjara

Baca: Edi Purwanto dan Rocky Candra Jadi Pimpinan Dewan Provinsi Jambi Sementara

Baca: Foto di Atas Ranjang Ranty Maria dan Rayn Wijaya Bikin Heboh, Mantan Ammar Zoni Sebut Soal Selimut

Kemudian Senin pagi (9/9) pukul 06.00 WIB PM 2.5 nilai 117 di atas baku mutu/ masuk Kategori tidak Sehat.

Hingga pukul 09.00 Wib PM 2.5 nilai 146 masih Di atas baku mutudengan Kategori tidak Sehat.

Berdasarkan data real-time tersebut, pihak Pemkot Jambi kembali memebuat kebijakan.

Diantaranya untuk siswa PAUD dan TK di liburkan selama 3 hari. Kemudian untuk siswa kelas 1 hingga kelas 4 SD negeri maupun swasta juga di liburkan selama 2 hari.

Sementara di sisi lain untuk siswa kelas 5 dan 6 SD negeri maupun swasta di kurangi jam belajar, yakni masuk pukul 09.00 wib dan pulang pukul 13.00 WIB.

“Untuk siswa SMP negeri maupun swasta juga di kurangi jam belajar yakni masuk pukul 08.30 wib dan pulang pukul 13.00 wib,” katanya.

Abu bakarmengatakan kebijakan libur sekolah dan pengurangan jam belajar di lakukan untuk antisipasi adanya dampak buruk dari kabut asap. Pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar rumah, terlebih di malam hari.

“Kalau keluar rumah kita imbau agar warga di anjurkan untuk selalu menggunakan masker,” ujarnya.

Baca: Penilangan Berujung Kematian, Tidak Terima Ditilang, Zainal Murka dan Serang Polantas

Baca: 113 Koleksi Video Panas Vina Garut Disimpan oleh Rayya Sebelum Meninggal Dunia Karena Penyakit Ini

Baca: Terjadi Lagi Istri Bunuh Suami, Berawal Dari Cekcok Kapak Melayang Setelah Tewas Dukubur di Sini!

Abu bakar menambahkan bahwa saat ini pihak Pemkot melakukan pembagian masker kepada masyarakat melalui puskesmas-puskesmas yang ada di kota Jambi. (Rohmayana)