Iuran BPJS Naik Mulai 1 Januari, Sri Mulyani Disalahkan, Disebut Ingkari Sumpah Jabatan

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani disalahkan atas kenaikan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan mulai 1 Januari 2020

Iuran BPJS Naik Mulai 1 Januari, Sri Mulyani Disalahkan, Disebut Ingkari Sumpah Jabatan
TRIBUNNEWS
Menteri Keuangan Sri Mulyani 

Iuran BPJS Naik, Sri Mulyani Disalahkan, Disebut Ingkari Sumpah Jabatan

Nufransa juga mengatakan, kenaikan Kelas 2 dan Kelas 1 BPJS Kesehatan juga dipertimbangkan dalam batas kemampuan bayar masyarakat (ability to pay).

TRIBUNJAMBI.COM-Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani disalahkan atas kenaikan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan mulai 1 Januari 2020 mendatang.

Sri Mulyani bahkan dinilai telah mengingkari sumpah jabatan yang mengatasnamakan Tuhan dan menafikkan kesetiaan terhadap republik.

Hal itu disampaikan oleh Edi Mulyadi, seorang jurnalis dalam sebuah artikelnya di Kompasiana berjudul ‘Surat Terbuka untuk Menteri Keuangan’ yang terbit pada Jumat, 6 September 2019.

Menanggapi hal itu, Kementerian Keuangan melalui Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Nufransa Wira Sakti memberikan tanggapan atas tudingan yang dilayangkan kepada Sri Mulyani.

“Sri Mulyani Indrawati kembali ke Indonesia dengan meninggalkan gajinya yang puluhan kali lipat dari gaji yang diterima sebagai menteri sekarang ini,” tulisnya dalam akun Facebook pribadinya, Jakarta, Minggu (8/9/2019) seperti dilansir Kompas.com.

“Begitu juga fasilitasnya, sangat jauh dari apa yang diberikan di Indonesia."

"Pengorbanan yang sangat besar demi cintanya kepada republik tempat tanah kelahirannya,” sambungnya..

Nufransa mengatakan, pemerintah tidak abai kepada rakyat dalam konteks BPJS Kesehatan.

Halaman
123
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved