Bantah KPAI, Menpora Tegaskan Audisi PB Djarum Harus Terus Berjalan, "Tak Ada Eksploitasi Anak"

Menpora menyatakan tak ada unsur ekploitasi anak pada audisi Djarum dalam pencari bibit-bibit pebulutangkis muda Indonesia dan meminta Djarum Foundati

Bantah KPAI, Menpora Tegaskan Audisi PB Djarum Harus Terus Berjalan,
Instagram @nahrawi_imam
Menpora, Imam Nahrawi 

Bantah KPAI, Menpora Tegaskan Audisi PB Djarum Harus Terus Berjalan, "Tak Ada Eksploitasi Anak"

KPAI menyebut, logo Djarum Foundation yang terdapat di baju anak-anak peserta audisi menjadi sarana promosi rokok Djarum secara gratis.

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dalam sambutannya di peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-36, menyinggung mengenai polemik antara Djarum Foundation dan KPAI soal eksploitasi anak.

Menpora menyatakan tak ada unsur ekploitasi anak pada audisi Djarum dalam pencari bibit-bibit pebulutangkis muda Indonesia dan meminta Djarum Foundation tidak menghentikan kegiatan tersebut..

"Saya tegaskan tadi, audisi Djarum tidak boleh berhenti."

"Terus berjalan, karena kami sudah melihat dan mendalami bahwa tidak ada soal-soal mengenai eksploitasi anak,” kata Menpora di acara tersebut di tepi sungai Martapura, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (8/9/2019) malam.

Menpora Imam Nahrawi bersama dengan Gubernur Kalimantan Selatan, Shabirin Noor saat diwawancarai seusai menghadiri perayaan Haorans ke-36 2019 di tepi sungai Martapura, Banjarmasin, Kalimntan Selatan, Minggu (8/9/2019). Tribunnews/Abdul Majid
Menpora Imam Nahrawi bersama dengan Gubernur Kalimantan Selatan, Shabirin Noor saat diwawancarai seusai menghadiri perayaan Haorans ke-36 2019 di tepi sungai Martapura, Banjarmasin, Kalimntan Selatan, Minggu (8/9/2019). Tribunnews/Abdul Majid (tribunnews.com/abdul majid)

“Tentu kalau itu terjadi (eksploitasi anak) sesungguhnya sudah dilakukan tindakan-tindakan sebelumnya oleh aparat keamanan tapi sejauh ini semua berjalan dengan baik, dan ini menjadi support kita kepada Djarum dan seluruh sponsor atau donatur atau bapak asuh untuk terus membantu olahraga tanah air, karena pemerintah pusat dan pemerintah daerah tidak cukup bekerja sendiri harus dibantu, harus ada partisipasi publik yang kuat,” paparnya.

Audisi Djarum dalam pencarian bibit-bibit muda bulutangkis menjadi polemik setelah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut kegiatan tersebut mengandung unsur eksploitasi anak.

KPAI menyebut, logo Djarum Foundation yang terdapat di baju anak-anak peserta audisi menjadi sarana promosi rokok Djarum secara gratis.

50 Peserta Masuk Karantina di PB Djarum Usai Ikuti Final Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018
50 Peserta Masuk Karantina di PB Djarum Usai Ikuti Final Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 (ist)

 

Atas pernyataan tersebut pihak PB Djarum mengatakan logo yang digunakan bukan logo promosi rokok melainkan logo Djarum Foundation yang telah digunakan sejak audisi pencarian bibit pebulutangkis Indonesia sejak 2006 silam.

Perbedaan kedua persepsi yang panas beberapa bulan terakhir ini akhirnya membuat Djarum mengambil langkah ingin menghentikan kegiatan audisi pebulutangkis muda yang telah dilakukan secara konsisten sejak 13 tahun silam.

BERITA TERPOPULER:

Siapa Sebenarnya JP (54)? Ayah Tiri di Jambi Setubuhi Jenifer 2 Tahun, Ibu Kandung Beri Izin

Bola Panas Revisi UU KPK ke Siapa? Siapa yang Dituduh Punya Agenda Melemahkan KPK

VIDEO: Dua Terdakwa Pembunuhan di Bungo Jadi Sasaran Amuk Keluarga Korban

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tegaskan Tak Ada Eksploitasi Anak, Menpora: Audisi Djarum Tidak Boleh Berhenti

Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved