Berita Kerinci

Bolam Menyala Jika Dihubungkan ke Atap, Rumah Warga Hiang, di Kabupaten Kerinci, Mengandung Listrik

Bolam Menyala Jika Dihubungkan ke Atap, Rumah Warga Hiang, di Kabupaten Kerinci, Mengandung Listrik

Bolam Menyala Jika Dihubungkan ke Atap, Rumah Warga Hiang, di Kabupaten Kerinci, Mengandung Listrik
Tribunjambi/Heru Pitra
Bolam Menyala Jika Dihubungkan ke Atap, Rumah Warga Hiang, di Kabupaten Kerinci, Mengandung Listrik 

Bolam Menyala Jika Dihubungkan ke Atap, Rumah Warga Hiang, di Kabupaten Kerinci, Mengandung Listrik

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Atap rumah warga di Desa Hiang Karya, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, mengandung muatan listrik. Hal itu kibat berada dibawah kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT).

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian ini sudah terjadi sejak lama saat beroperasinya SUTT di Desa Hiang Karya. Namun, belum ada penanganan dari pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) di wilayah Kabupaten Kerinci.

Amir, pemilik rumah yang berada di bawah kabel SUTT mengatakan, rumah yang ditempati bersama keluarganya, sudah dua tahun terkena dampak radiasi kabel SUTT yang tepat berada di atas atap rumahnya.

Baca: Cara Cek Besaran Kompensasi PLN Mati Listrik di Pulau Jawa Diberikan September Untuk Tagihan Agustus

Baca: Info Lowongan Kerja Terbaru, PT Telkom dan PT PLN Buka Lowongan, Baca Persyaratan di Sini!

Baca: Hasil Lelang Jabatan di Pemkab Merangin, Telah Keluar, Panitia Belum Bisa Diumumkan, Ini Alasannya

"Kejadian ini sudah hampir 2 Tahun," ungkapnya, Minggu (8/9/2019).

Menurutnya, jarak kabel SUTT dengan atap rumahnya terlalu dekat. Sehingga, atap rumahnya menjadi bermuatan listrik.

Bahkan hal tersebut diuji langsung oleh Amir dengan alat taspen, ternyata ada aliran listrik di atap rumahnya yang terbuat dari seng.

Bahkan, bola lampu pun yang telah dihubungkan dengan tali bisa menyala saat kabel dihubungkan dengan atap seng rumahnya.

"Taspen dan bola lampu, kalau kita tes dengan menempelkan tali ke seng, taspen dengan bola lampu akan hidup," ungkapnya.

Baca: Belum Ada Progres, Perbaikan Tower SUTT di Muara Emat Terkendala Lahan

Baca: Bacaan Niat Puasa Senin Kamis, Keutamaan dan Anjuran Rasulullah SAW!

Baca: Lelang Jabatan Direktur PT JII Segera Dibuka, Senin Ini Pansel Lakukan Rapat

Baca: Begini Kondisi Terkini Presiden RI ke 3 BJ Habibie yang Jalani Perawatan Intensif di RSPAD!

Amir menduga, kuat dugaan bahwa muatan listrik yang ada di atap seng rumahnya berasal dari radiasi kabel SUTT milik PLN, yang jaraknya terlalu dekat dengan atap rumahnya.

Akibat adanya muatan listrik di atap seng rumahnya, jika terjadi hujan disertai petir, Amir dan keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah tetangga. Sebab khawatir petir akan menyambar rumahnya.

Halaman
12
Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved